Waktu di Balik Senja

Waktu di Balik Senja

  • WpView
    Membaca 37
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mar 31, 2016
Indah rasanya bila hidup selalu ceria. Indah rasanya bila hidup tak penuh duka lara. Indah rasanya bila hidup penuh suka cita. Namun bagiku, hidup jika tidak ada jalan yang berliku itu tidak asyik, tidak ada tantangannya. Karena bagiku, hidup itu perlu diperjuangkan. Sama halnya dengan saat kita mengejar cinta. Yah, kata orang cinta itu indah, cinta itu mengasyikkan, cinta itu butuh perjuangan. Tapi bagiku cinta itu bisa membuat kita mengenal indahnya dunia dan juga membuat kita mengerti akan pahitnya hidup didunia. Intinya, cinta dalam hidup itu diperjuangkan, biar asyik. Kalau jatuh, ya bangun lagi. Kalau gagal, ya bangkit lagi. Kalau lancar, ya jalan lagi. Gampang kan! Ya, sayangnya hidup tidak segampang itu. Kata orang, masa putih abu-abu itu masa yang tidak akan terlupakan sampai kapanpun. Bahkan, ada yang mengabadikannya sampai nantinya akan dia ceritakan kembali pada anak dan cucunya kelak. Wah, indah bukan! Yap. Dimasa inilah aku memulai hidupku yang baru. Hidup yang penuh batu kerikil, hidup yang banyak bukit, dan juga hidup yang banyak hewan buasnya, sampai akhirnya aku memahami arti sebuah kata cinta dari dia yang bernama Nathan Aditya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Way To You (END)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • My Duchess / End
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Sekali Lagi (End)
  • Maina & Maxim
  • My Bad Girl #BadSeries✔

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan