We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
#1. Cintaku Terhalang Dinding Pesantren

#1. Cintaku Terhalang Dinding Pesantren

  • WpView
    Reads 56,752
  • WpVote
    Votes 3,221
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 13, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Fatma Munawaroh - Baru kali ini aku merasakannya.. Suara bening yang mampu membuat hatiku berdesir tiap kali mendengarnya.. Lantunan pujiannya kepada Baginda Rasulullah yang membuat batinku tenang.. Lelaki itu...siapa dia? Faqih Ramadhan - Yaa Rabbii.. Lewat tulisan ini aku menitipkan rasaku kepadaMu.. Dia sudah mampu menaburkan benih itu.. Benih yang kurasa makin tumbuh tiap kali mendengar namanya.. Ah sudahlah.. Dia sudah bersama yang lain.. Ridwan Azhari - Ia selalu menunduk tiap kali bertemu denganku.. Apa dia malu ? Semoga iya.. Aku senang jika ia menundukkan pandangannya kepada lelaki yang bukan mahramnya.. Husna Hafidzatunnisa - Sahabatku.. Bagaimana jika insan itu tidak ditakdirkan untukmu ?
All Rights Reserved
#368
pesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nasha Hafidzah Tusalwa.
  • Janji Diujung Doa
  • Degup ✔️
  • ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU
  • Ali & Fatimah
  • [✓] RAMADHAN SHALIH SQUAD
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Qiyamah Senja-completed
  • Takdir Cinta Aisyah
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS

Nama saya Nasha. Nasha Hafidzah Tusalwa lebih kurang orang-orang memanggil saya dengan demikian. Saya berusia 20 tahun, saya menemui sosok yang begitu mencintai saya dengan tulus walaupun dia masih mencintai almarhumah istrinya, tapi saya tidak mempermasalahkan akan hal itu. Namun, namanya juga seorang perempuan pasti ada rasa cemburu ketika suaminya membicarakan wanita lain di hadapannya. Bukan itu poin pentingnya, saya belum mencintainya namun dengan ketulusannya pada saya perlahan-lahan cinta itu muncul. Saya menikah dengannya ikhlas tidak ada paksaan apapun. Rumah tangga kami selalu harmonis dengan dibaluti syariat di dalamnya. Ujian menimpa kami ketika seseorang dulu pernah mengaku mencintai saya dia datang lagi dan membuat onar. Karena dia juga saya mengalami terus-menerus ujian berat ini. Demi Allah, saya tidak akan pernah memberikan kehormatan dan kesucian ini pada orang yang tidak halal bagi saya. Yang susah payah saya menjaganya selama ini, keindahan ini hanya untuk mahram saya saja. Tidak akan pernah saya berikan pada orang itu. Walaupun sampai mati pun tidak akan pernah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines