Langkah Balik Punggung

Langkah Balik Punggung

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 2, 2016
Aku mendengar kisah tentang seorang jepang yang menghabiskan sisa hidupnya dalam kesederhanaan di Indonesia. Semakin aku mendengar dan membaca kisahnya, aku tertarik untuk bertemu dengannya. Seolah aku ingin mendengarnya lagi. Lagi. Aku ingin terus mendengarnya dan bertanya akan banyak hal padanya. Esok kami bertemu. Aku meyakinkan diriku bahwa ini adalah benar benar kenyataan. Aku ingin mempertanyakan semuanya. Aku ingin mendengar semua. Aku ingin semuanya. Hanya memberi kabar tidaklah cukup. Dia terlalu jauh membuatku penasaran hingga termimpi mimpi. Kan aku kisahkan padanya tentangku. Aku akan memintanya bercerita semua tentangnya padaku. Tentang langkah balik punggung, harapan bintang, tertatihnya lutut, dan peluh yang beku. Semua... semuanya... aku sangat menantikannya...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#67
samarinda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Diary Peri Keceriaan
  • Aku Kamu Dan Jarak
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Menjadi Adik BoboiBoy [COMPELETE✔]
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan