Story cover for The Gokilz F by ikaputridian
The Gokilz F
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 02, 2016
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add The Gokilz F to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
His Family's Favorite Naughty Child  cover
Ares.ex(R) cover
Patner gelud-Mandira cover
Little Carrington  cover
Pain Lust | HMG X PYH cover
BASTARA DARA (SEASON II) cover
My Trap cover
Transmigrasi viko cover
ZANDERION cover
Little Family cover

His Family's Favorite Naughty Child

23 parts Ongoing

Affan Faisal adalah remaja nakal yang sebenarnya hanya ingin diperhatikan. Namun, bukannya mendapat kasih sayang, ia justru tumbuh dalam cemoohan dan penolakan. Semua kenakalan yang ia lakukan hanyalah cara untuk meminta perhatian, sayangnya tak seorang pun di keluarganya benar-benar peduli. Hingga sebuah kecelakaan mengubah segalanya. Faisal yang dulu manja, ceria, dan jahil kini menjelma menjadi sosok dingin serta acuh terhadap sekitarnya. Senyum cerianya menghilang, tergantikan tatapan kosong yang sudah lelah berharap. Perubahan itu membuat keluarganya merasa tak nyaman. Meski mereka membenci Isal, mereka sebenarnya sudah terbiasa dengan rengekan dan kenakalannya. Kini, yang tersisa hanyalah keheningan. Apakah Isal akan kembali seperti dulu, atau justru semakin menjauh dari keluarganya? Atau mungkin, keluarganya yang akhirnya sadar, lalu berusaha merebut kembali hatinya dan mengejar maaf darinya? ____________________________________________ INFO!! 🚨🔥 Please banget, biasain baca sampai akhir ya! Biar nggak ke-tipu sama plot twist-nya, soalnya alurnya memang sengaja dibuat naik-turun. Banyak yang kaget di tengah chapter, padahal kalau lanjut sedikit lagi baru kerasa maksudnya. Jadi, nikmati aja pelan-pelan... biar nggak salah paham sama ceritanya. 😉🔥 Cast: Affan Faisal Gwsm Srotop Kusumawara Y2K Crew ## Cerita hanya karangan penulis, jangan dibawa serius