Lord Ingender

Lord Ingender

  • WpView
    Reads 393,455
  • WpVote
    Votes 1,372
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 25, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Penguasa kejam dari Kerajaan Hitam Dimaria? Siapa yang tak mengenal namanya yang bahkan sudah tersiar hingga langit Dewa? Penguasa kejam dan bengis yang tak segan menghunus pedangnya kepada siapapun yang mengusiknya. Dia adalah Lord Ingender. Selain pandai menghunus pedang, dia tidak segan merebut selir raja dari kerajaan yang sudah ditaklukkannya untuk di siksa kemudian dibantai dengan kejam. Tak ada yang bisa menghentikannya, hingga suatu hari. Perang hebat terjadi dan kemenangannya mempertemukan dengan putri kerajaan Zumalia, Jacline. Putri yang tak tersentuh seperti dirinya, putri yang berusaha mengungkap kehidupan kelamnya. Apakah Jacline berhasil mengungkap rahasia kelam Ingender? Apakah Ingender akan tetap menyiksa dan mengakhiri Jacline seperti tawanan perang lainnya? Atau Ingender memberikan kesempatan Jacline untuk menariknya keluar dari kegelapan? ***
All Rights Reserved
#332
lord
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kingdom In Ashes
  • Ku Ditakdirkan Hanya Untukmu [Reincarnation In Love I]
  • DIAMOND MONARCH (Saga Of The Crystal Throne)
  • The Hollow Court [ON GOING]
  • Lembah Schwarzthal
  • GENEVIÈVE

Suara lonceng tua menggema di antara kabut yang menggantung rendah di lembah Kastil Velraeth. Di puncak menara tertinggi, seorang gadis duduk membisu, membelakangi jendela berjeruji besi. Rambutnya hitam menjuntai, kulitnya pucat seperti pahatan batu, dan matanya kosong... seolah menyimpan kutukan dunia lama. Mereka memanggilnya anak iblis, kutukan berdarah, pewaris tak diinginkan dari Kerajaan Eltherra. Ia dikurung sejak delapan tahun, setelah seorang prajurit hangus oleh api yang muncul dari telapak tangannya sendiri. Dua belas tahun berlalu. Hari ini, pintu baja yang tak pernah terbuka itu berbunyi. Langkah asing mendekat, bukan milik penjaga. Dan dari balik jeruji, seorang pria berjubah hitam berdiri, matanya segelap malam, tangannya membawa surat tua bersegel darah. "Putri Seraphine Elmyra," ucapnya. "Aku datang bukan untuk menyelamatkanmu. Aku datang untuk menagih pernikahan kita-janji darah yang dibuat sebelum kau lahir." Seraphine tersenyum tipis. "Sudah terlambat," bisiknya. "Karena siapa pun yang mencintaiku... akan terbakar." Dan dari kejauhan, angin membawa bisikan yang telah lama dilupakan: "Jika darah iblis bersatu dengan darah manusia... maka kerajaan akan jatuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines