Beters
  • WpView
    Reads 436
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 11, 2017
WpInfo
Fanfic
Twilight
Vada dan Noah. Dua orang yang saling membenci. Vada yang berisik, menjadi seribu kali lebih berisik jika di dekat Noah. Noah yang disenangi di mana mana, menjadi menyebalkan saat bersama dengan Vada. Noah yang kelihatan adalah perebut pacar orang, tapi Vada yang dituduh PHO oleh Amy. Alpha yang ngeliat mereka berdua jadi gemas sampe pengen cubit pipi Vada. Pacarnya yang super duper imut itu. Tapi Alpha juga harus tahan. Harus rela juga. 'Kan Noah pacarnya Vada. ©Copyright, 2015 by Anesvictoria
All Rights Reserved
#71
hate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa yang tertahan(On Going)
  • Tanduk Kecil di Atas Kepala Kita
  • Notice Me 𖹭 [ 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏 ]
  • The Fate (Completed)
  • Something About You [END]
  • Cinta Yang Terbagi (END) BELUM REVISI
  • Compromise
  • DISA | broken
  • I'm not Destroyer
  • AlvarettAlam [Completed]

Kisah tentang dua hati yang saling mencintai, tetapi terlalu takut untuk jujur, antara Elvara Lysanne Aldrich dan Maverick Erland. Persahabatan yang awalnya biasa, berubah menjadi sesuatu yang lebih kompleks selama tiga tahun terakhir. Maverick sering membuat skinship dengan Elvara-sentuhan kecil yang menimbulkan harapan. Namun, perasaan Elvara mulai goyah saat dia tahu Maverick sudah memiliki kekasih. Dia sadar, harapannya harus ia kubur dalam-dalam. Di sisi lain, Maverick menunjukkan sikap yang sulit dimengerti. Dia tidak ingin Elvara dekat dengan pria lain. Awalnya, Elvara mengira itu hanya bentuk perlindungan seorang sahabat. Namun, semakin lama, sikap posesif Maverick membuatnya merasa terkekang-tidak adil, terutama karena hubungan mereka hanya sebatas teman. "Gue udah bilang, jangan pernah deket sama cowok selain gue, Var," suara Maverick tegas namun berat. Elvara mendengus, matanya menatap lurus, penuh keberanian yang tertahan. "Tapi kenapa, Er? Lo bisa punya cewek, tapi gue enggak?" Maverick membuang pandangan, rahangnya mengeras. "Karena gue cowok, Var! Gue tahu apa yang mereka mau dari lo." Tawa sinis keluar dari mulut Elvara. "Itu karena lo aja yang brengsek." Pertemuan mereka selalu penuh dengan kontradiksi-antara tawa hangat persahabatan dan luka yang tak terucap. Apakah rasa yang terpendam ini akan menemukan jalannya, atau justru menjadi duka yang tak pernah selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines