One Second Late

One Second Late

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 1, 2016
Terlambat satu detik. Waktu itu Aku hanyalah remaja berumur 16 tahun yang belum begitu mengerti apa artinya waktu. Tak tau betapa berharganya waktu. Yang kutahu adalah seberapa sulitnya suatu kondisi, pasti selalu ada celah yang dapat ditemukan tanpa perlu tergesa gesa. Namun kini aku tahu, Waktu adalah segalanya, karena waktu yang telah berlalu tak dapat diputar ulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Please choose me
  • RIVER FOR BEGINNER
  • BEGIN ; our journey
  • BENCI TAPI CINTA [COMPLETED]
  • ALEA (COMPLETE)
  • MOST WANTED
  • Too Late
  • Greška
  • " RASAKU INI "
  • Forever

Cinta datang karna waktu cinta yang dulunya untukmu berubah haluan karena kamu meninggalkanku Jangan ingin selalu dikejar cobalah sesekali mengejar agar kau tau rasanya begitu melelahkan [Akan ada perubahan bagian cerita secara extrime Dan belum masih tahap revisi ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines