Morning Coffee

Morning Coffee

  • WpView
    Reads 1,509
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 31, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Elena mencoba untuk keluar dari ruang gelap di dalam kepalanya, tidak berani keluar rumah, takut bertemu orang, terutama laki-laki, banyak hal yang dia takutkan termasuk jika bertemu dengan orang itu kembali. Bayangan-bayangan itu terkadang masih terasa nyata yang sepertinya baru terjadi kemarin. Baru saja dia mencoba memberanikan diri untuk keluar, dan ada satu tempat yang membuatnya nyaman, Coffee Buy, sebuah cafe yang memberinya kenyamanan dan teman baru. Penuhnya canda tawa dan celotehan singkat membuatnya kembali bisa tersenyum dan bicara dengan orang lain. Satu persatu ketakutan dalam hidupnya mulai teratasi, namun orang itu kembali, dia bisa saja kabur, tapi ternyata ketika bertemu lagi tidak semudah itu. Morning Coffee Fresh brewing every morning Ang.Rose July 2022 Republish Maret 2023
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BAND AID
  • Breadcrumbing [END]
  • The Pain
  • ERLANGGA
  • She is Queen
  • The Broken Lady [completed]
  • COFFEE BREAK | ✔ | FIN
  • Something in Your Eyes ✓
  • DESTINY (TAMAT)
  • Beauty and the Boss
BAND AID

[Cerita ini akan tersedia gratis pada 29 Oktober 2021] Inara tidak menyangka usahanya memutuskan untuk pindah ke Bali demi mengejar cinta sahabatnya berujung sia-sia. Di tengah sakit hati yang melanda dan disaksikan secangkir kopi, bos baru Inara menawarkan diri untuk menyembuhkan luka hatinya. *** Memantapkan diri untuk mengejar cinta sahabatnya, Robi, hingga ke Bali dengan mengorbankan kehidupannya di Jakarta tidak berbuah manis untuk Inara. Merasa sendirian di tempat asing, cintanya yang kandas karena Robi lebih memilih pacarnya, dan merasa perjuangannya selama ini sia-sia-Inara mencoba menghibur diri dengan berdiam diri di kantor yang sudah sepi demi mencari ketenangan. Tetapi, saat Inara pikir dirinya sendirian dan memiliki kebebasan untuk menangis, Narendra-bos barunya-meminta dibuatkan secangkir kopi yang memulai kebiasaan mereka setiap hari menjelang sore. Ketika semuanya terasa lebih baik bagi Inara, Robi tiba-tiba kembali ke kehidupannya dalam situasi yang melibatkan Narendra, berakhir dengan Narendra yang menawarkan diri untuk menyembuhkan luka hati wanita itu. Apakah Narenda dapat mengobati patah hati Inara, ataukah Narendra akan membuat luka hati Inara lebih parah dari sebelumnya? Desain kover oleh: @diarididi

More details
WpActionLinkContent Guidelines