Severe Morning Sickness

Severe Morning Sickness

  • WpView
    LECTURES 35,223
  • WpVote
    Votes 368
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé mar., juin 21, 2016
WpInfo
Fanfiction
Sakit Mr.Greg sangat parah sampe sampe berat badan nya menurun, tidak bisa makan dengan baik selama hampir 8 bulan, Muntah muntah hebat terus setiap waktu nya dan juga selama itu pun Mr. Greg tidak pernah masuk kerja karena kondisi nya begitu parah hanya bisa terbaring lemah di bawah selimut. Sakit apa sebenarnya yang di derita Mr.Greg itu??? mari kita simak cerita nya hanya di cerita konyol ku ini...!
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Duke, Please Stop Because it Hurts
  • Different Word
  • Amar & Bayu [Mpreg]
  • Kembali ke Zaman Kuno untuk memiliki banyak anak!
  • [✔] Lean On Me || Nomin
  • we'll be okay
  • Love In Hospital [TAEKOOK] [END]✔

Molitia Clemence lahir sakit-sakitan. Dia lupa menutupi dirinya dengan selimut dan masuk angin. Dia bangun di sebelah suaminya setelah 10 hari hanya karena sedikit flu. Molitia nyaris tidak bertahan di antara benang tipis hidup dan mati. Ketika dia membuka matanya, dia menyadari bahwa suaminya entah bagaimana bertingkah berbeda dari biasanya...?! *** "Sudahkah kamu makan?" (Suami) "Ya." (Molita) "Ini perut orang yang makan?" (Suami) Dia mengerutkan kening saat dia membelai perut bagian bawahnya yang rata. Dia memegang pergelangan tangannya dengan hati-hati, seolah-olah itu akan patah. Suaranya meninggi. "Kenapa pergelangan tanganmu sangat tipis? Apakah kamu manusia? " (Suami) "Itu ..." (Molitia) "Kepala pelayan!" (Suami) Kepala pelayan bergegas ke suaranya yang marah, gelisah dengan pergelangan tangannya. "Ambilkan aku makanan untuk istriku. Sesuatu yang akan membantunya tetap sehat. membuatnya baik-baik saja." (Suami) Mulut Molitia terbuka mendengar kata-kata suaminya, tetapi tidak ada suara yang keluar. "Aku baru saja makan?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu