AKEMI, THE LOST RUBBY

AKEMI, THE LOST RUBBY

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2016
Hawa dingin sejak sore tadi tidak juga menghilang. Malam ini sangat aneh, semenjak bertemu laki-laki itu malam hari menjadi sangat menegangkan, seperti ada yang mengawasiku diluar jendela. Aduh lapar sekali, sejak ditraktir Mari dan Miho tadi siang aku tidak makan apa-apa lagi. Kulihat dalam kulkas hanya ada ramen instan, sudahlah makan saja ramen. Saat sedang asyik menyantap ramen dengan lahap, suara anak kucing terdengar di luar rumah. ah, aku tidak tahan mendengar suara anak kucing yang sangat menggemaskan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • CINTA DIAM-DIAM
  • Unexpected Mate (SunaOsa)
  • -DAMN HEART-
  • Adik Kelas Rese!
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • 𝐀𝐤𝐚𝐝
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)

Rintik hujan terus terdengar dari luar sana... Biasanya suara rintik hujan membuatku tenang dan begitu bahagia,tapi tidak kali ini... Hujan membuatku semakin terpuruk dalam kesedihan... Setiap tetes air hujan membawa seribu kenanganku bersamanya... Dan itu membuatku semakin rapuh... Bagai kaca yang telah retak dan hancur berkeping-keping... Itu sama halnya dengan keadaan hatiku sekarang ini..

More details
WpActionLinkContent Guidelines