About Friend

About Friend

  • WpView
    Reads 2,289
  • WpVote
    Votes 284
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing2h 42m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 22, 2019
"Kamu ingat? Dulu kamu suka manjat pohon, kamu suka lari-larian, kamu suka jatuh di mana saja. Kamu memiliki banyak luka bekas jatuh. Saya dan kakak kamu dulu yang mengobati, tidak pernah orang lain. Bahkan, mamamu saja tidak mengetahui itu," ucap pria itu lembut. Sang perempuan hanya terdiam menyimak tentang potongan-potongan masa lalunya. "Maaf, saya jadi formal gini. Dulu, saya pernah diberi tahu sama mama saya, kalo kamu suka sama seseorang, kamu harus menghormatinya. Dulu, waktu kecil, saya suka berbicara seperti ini dengan kamu. Yang artinya, saya menyukai kamu. Dari dulu. Dari masa-masa kita masih berumur lima tahun, hehe. Saya konyol, ya?" Pria itu menggaruk tengkuknya. Sang perempuan hanya bisa menangis. "Apa... Masih terlambat buat gue donorin separuh darah di tubuh gue buat lo?" Cover by : @hidario
All Rights Reserved
#70
teman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUAH ASMARA
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • ᴘᴀᴘᴀ ꜱᴀɢᴀ
  • COMPLICATED [On Editing]
  • Beautiful Player
  • Untuk Ayura
  • Jangan Berpaling Dariku
  • Bumi

Prolog "Selagi nyawa dikandung badan, abang takkan sesekali lupakan Orked. Takkan sesekali curang, apatah lagi berhenti mencintai. Orked adalah bunga di hati abang." ITU DULU! Sekarang.. "Kau siapa? Aku tak pernah ada isteri. Jauh sekali ada anak. Kau sengaja nak ambil kesempatan atas aku sebab aku hilang ingatan, kan? Kau saja nak menyamar jadi isteri aku, kan? Aku belum kahwin. Aku single! Aku takde isteri macam kau." Orked Dahlia terngadah. Dia ingatkan, bila encik suami sedar dari koma, mereka akan kembali bahagia seperti dulu. Malangnya tak! Saat suami kemalangan dan koma, nyawanya dah seakan direntap. Bila sedar dari koma, encik suami hilang ingatan pula! Dua kali kena rentap! Sehingga dia tak tahu nak buat apa saat ini. Bermacam cara dia guna untuk kembalikan ingatan si suami, malangnya semua tak berhasil. Bukan setakat encik suami mengaku single, malah siap halau dia dari rumah lagi! Katanya, dia menyamar menjadi isteri sedangkan dia tak menikah lagi. Amboi! Kemain mengaku single. Padahal kubur dah kata mari, dunia kata pergi. Ketap bibir, tangan mengepal penumbuk. Dia pandang beg pakaian di kaki sebelum mencerlung tajam pada encik suami di depan mata. Satu persatu wajah dalam rumah tu dia tilik. Ada yang tayang muka simpati. Ada juga tayang muka puas hati. Tak lain tak bukan, Tengku Nora. Yang sememangnya tak suka dia jadi menantu sejak dahulu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines