PRASANGKA BURUK

PRASANGKA BURUK

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2016
WpInfo
Non-Fiction
PART 1 Ada tiga sahabat, mereka adalah Laura, Cita dan Tika. Mereka selalu bersama sejak duduk disekolah dasar hingga kini meraka sudah duduk di sekolah menengah pertama. Laura, Cita dan Tika selalu bersemangat sekolah dan mengerjakan tugas bersama. Dari segala suka dan duka mereka hadapi bersama. Mereka bertiga bagaikan api dan bara yang tidak dapat dipisahkan. Pada suatu hari minggu, Cita akan pergi kerumah Tika untuk mengerjakan tugas sekolah, Cita bertemu dengan seorang laki-laki yang sedang bingung dengan ban sepedanya yang bocor. Cita terus memperhatikan laki-laki itu. Cita taksir usia laki-laki itu satu tahun lebih tua darinya. Lalu Cita menghampiri laki-laki itu dan bertanya padanya " apa ada masalah dengan sepedamu?". "Iyaa, ban sepedaku bocor, apa kau tahu letak bengkel didekat sini?". Kata laki- laki itu. Cita menjawab "mmm, ya aku tahu, ada bengkel di depan sana, tidak jauh dari sini, kau tinggal berjalan terus lalu belok kanan, nanti akan terlihat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TEMAN?
  • SAMARA [ON GOING]
  • The Way You Looked at Me
  • Always Forever Me
  • 𝗛𝗔𝗟𝗟𝗢, 𝗔𝗚𝗔𝗦𝗧𝗛𝗔!
  • Three Targeted Girls!!
  • ANTARKA [END]
  • nara||rafa [on going]
  • ASKARA [END]
  • Tersesat di Antara rasa
TEMAN?

Di sebuah ruang kelas yang penuh cerita diam-diam, Shyla dan Nevana duduk sebangku-dua gadis dengan dunia yang berbeda tapi perlahan saling memahami. Shyla pendiam dan sulit membuka hati, sementara Nevana ceria dan mudah akrab. Dari sekadar berbagi stabilo dan cerita harian, tumbuhlah persahabatan yang diam-diam membawa luka. Shyla menyukai Tama, laki-laki pintar yang jarang bicara, tapi sayangnya tidak pernah benar-benar dekat dengannya. Di sisi lain, Tama menyukai seseorang yang justru dekat dengan Shyla-meski Shyla tak tahu siapa. Sementara Nevana menyimpan perasaan untuk Hersa, sahabat Tama yang menyenangkan tapi hanya datang saat butuh... dan hatinya tertambat pada orang lain. Persaingan cinta tak selalu keras. Kadang ia hadir dalam diam, dalam senyum palsu, dalam pertemanan yang mulai retak pelan-pelan. Di tengah semua itu, ada Queen dan Alena-teman yang mungkin lebih dari sekadar pengamat, mungkin juga bagian dari cerita yang akan mengguncang semuanya. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini tentang perasaan yang tidak pernah bertemu di titik yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines