Pelangi Hidup

Pelangi Hidup

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2016
Prolog... Aku termenung melihat butiran-butiran salju itu turun dengan lembut dari langit, mula-mula sebutir dua butir, hingga akhirnya salju-salju menutupi jalan. Aku teringat saat saat dimana kecelakaan itu terjadi pada keluarga kami. Saat dimana kami sekeluarga berkumpul ditengah hangatnya api unggun, yang selalu menyala secara otomatis saat suhu udara berada di 00 Celcius. Aku tertidur dengan nyaman dipelukan ibuku, dan kakaku sedang asik memainkan laptop barunya pemberian ayah, dan adik-adik ku berlomba untuk memasang paling banyak hiasan pohon nata, serta ayahku yang sedang membaca koran sambil menyuruput kopi panasnya. Kami sangat bahagia. Namun, tiba-tiba saja segerombol robot dari pemerintah datang, dan membabat seluruh isi rumah kami. Ibu menyuruh kakak ku untuk melindungi aku dan adik-adik ku, namun ternyata dia tertangkap oleh robot-robot itu, aku dan adik-adikku bergetar ketakutan, kami bersembunyi dibalik lemari milik orang tua kami. Aku menyuruh adik-adikku untuk menahan nafas, supaya suara nafas kami tidak terdengar oleh robot itu. Setelah robot-robot itu pergi, kami keluar, dan melihat apa yang terjadi. Orang tuaku tewas secara mengenaskan, dengan bercakan darah tertumpah dimana-mana. Kakak ku menghilang, dengan meninggalkan sehelai sapu tangan, yang biasa dia bawa kemana pun ia pergi, dan aku memungutnya. Apa yang sebenarnya terjadi pada keluargaku? Mengapa semua orang meninggalkan aku dan adik-adik ku yang masih kecil? Hingga saat ini, aku tidak menyangka dan terus-menerus bertanya, mengapa hidup ini tidak adil? Kembalikan kedua orang tua ku, dan kakak ku...
All Rights Reserved
#802
prolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • A Place Called Home
  • Hidup di Dalam Bayangan
  • You Take My Heart
  • "Where Are You Now?"[Sequel To Destroy][THE END]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Bayangan di Malam Kelam(xodiac)
  • benih titipan sang CEO🔞[joongdunk]
  • Terlalu Cepat Jatuhkan Hati
  • PROMISE CH2 (END)

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines