We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pardon me, Handsome!

Pardon me, Handsome!

  • WpView
    Reads 684
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 3, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Oke, dari mana kita mulai kisah gue yang satu ini? Hmm.. mungkin dari.. Pada suatu hari. Ah, tunggu! Basi banget awalnya dan gue lagi nggak bikin kisah ribuan tahun lalu. So, mari kita cari kalimat lain yang lebih kekinian, 'kay? Atau gini aja deh. Elo pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta? OH, jangan gue tanya begitu ya. Semua orang pernah merasakannya. Am I right? Dan di sinilah gue yang sedang jatuh kepada cinta, kalau menatap seorang cowok dengan perasaan berdesir bisa dibilang jatuh cinta sih. Gue emang tolol dengan menyebut diri gue sendiri sebagai pacar seorang cowok yang kerennya ngelebihin Al Ghazali, dalam khayalan gue maksudnya. Gue bisa bilang kalau cerita gue kali ini banyak galau, seneng, sedih, marah, dan perasaan apapun lah. So, selamat membaca cerita gue!
All Rights Reserved
#114
teenagelovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • I'm (Not) Allow to Love You // 널 사랑할 수 없(있)어
  •  CLARLEX
  • You're Here, But Not For Me
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tetapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta. Keduanya mencintai dengan cara membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang bertumpu pada satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan sekaligus mengharukan dari kisah cinta yang bertahan karena keduanya memilih untuk tidak menyerah ... di tengah pilihan-pilihan yang sering kali membuat goyah. Mereka tragis, tetapi juga manis. Mereka tulus, tetapi jalannya tidak mulus. Mungkin, itulah yang membuat kisah ini begitu menyakitkan. Sebab, keduanya tahu bahwa mereka saling mencintai, tetapi tidak yakin apakah cinta itu cukup untuk terus dipertahankan dengan cara yang selama ini mereka yakini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines