Sky Song

Sky Song

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 19, 2016
"Kita pergi sekarang?" Tanyanya menatap pintu kamarnya. Mr. Sakamoto menghela nafas. "Kapan pun kau siap." Katanya lembut. Gadis itu mengangguk. Ia berdiri dan mengenakan ranselnya. Mr. Sakamoto mengambil koper itu dan menariknya dengan satu tangan. Tangan yang lainnya menggandeng tangan kecil anak perempuan rekannya itu. Gadis itu melewati pintu kamarnya sambil melihat ke kamarnya untuk terakhir kali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not Your Boyfriend (NH) ✓
  • Naruto : Õtsutsuki Ñaruto
  • Naruto : All Konoha Future
  • Promise - Obanai x Muichiro x Sanemi (Bromance)
  • Naruto : See The Future
  • Naruto : Uchiha In Hidden Leaf
  • Naruto : Sakura Back To The Past
  • We Are Marry Now
  • Long live in Another Life
  • Complete (END)

Di kantin yang kebetulan sepi pengunjung, tiga mahasiswi tingkat satu tengah bersantai ditemani tiga cup milkshake dan tiga bungkus keripik. Mereka dikenal sebagai vampir-vampir manis. Ada alasan di balik gelar itu, selain kulit halus nan putih, ketiganya punya rambut hitam yang indah. Tergerai panjang sampai ke pinggang. Tidak banyak bicara, mereka masih kelihatan memesona walau tidak mengenakan riasan wajah. Grub mereka diisi Uchiha Sasuki, Hyuuga Nejiko dan Shimura Saiame. Idola baru di kampus Tokyo, faktanya kesederhanaan tak menghalangi daya tarik seseorang. Tiba di kantin, tepatnya di meja tiga vampir manis berkumpul, para iblis cantik seketika membaur di sela-sela mereka. Tak sungkan Ino merebut milkshake milik Saiame dan menyeruputnya. Sementara tiada seorang pun dari junior itu menyela tindakan mereka. "Siapa namamu? Maaf, aku lupa." "Kenapa kakak mengganggu kami?" "Ini, aku menghabiskan minumanmu. Terima kasih ya, Ame." Kini Ino melipat kedua lengannya di permukaan meja, sembari mengamati saingannya dengan senyum mencurigakan. "Tujuanku ke sini adalah untuk mengajak kalian bertarung secara sehat." "Bertarung untuk apa? Kami tidak berminat terhadap rencanamu," celetuk Sasuki. "Tinggalkan kami dan jangan mengusik kami lagi." "Tidak usah sok polos begitu. Kami tahu kalian juga mengincar pangeran kampus 'kan?" "Siapa?!" "Pangeran kampus--" kata Sakura dengan pongahnya. "Naruto, Kiba dan Shikamaru. Kalian mengenali mereka sekarang?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines