Bilakah sempat terbaca, bacalah
Bilakah sempat terlihat, lihatlah
Bilakah sempat terasa, rasalah
Bilakah sempat terhanyut, hanyutlah
Biarkan mulutmu bergumam
Biarkan matamu berkedip
Biarkan hatimu berderu
Biarkan dirimu terbawa alunan perasaan yang bergelombang membentuk sebuah kusut
Kusut kertas menguning yang sangat menggoda untuk dieja
• • • • •
Adonan puisi yang masih belum kecampur. Belum rata dan belum sempurna. Hanya karangan angan yang dicipta oleh seorang manusia mager macam saya. Senggang waktu dan kesempatan membaca yang kalian beri, saya sangat ber-terimakasih.
One of all, all of me, me of everyone, everyone for us.
Dari kita, oleh kita, untuk kita.
Katsu! :v
06 April 2016.
(Berkas lama-tanpa perubahan-dan berkas lainnya yang menjadi tambahan penebal)
s t a r s w o o d o l d © 2016
All Rights Reserved