Story cover for The Litle Angel by KaameyyKainya
The Litle Angel
  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 07, 2016
Angin yang berhembus..
Dimalam yang penuh bintang
Dimana salah satu bintang disitu ada peri ku..
Malam yang gelap..
Hanya ku sendiri disini..
Duduk dihamparan rumput hijau..
Di tepi danau kaera..



Imajinasi..
Ya..hanya imajinasi yg memenuhi panjangnya malam ku kali ini..
Hanya berimajinasi dimana semua yang aku impikan akan tekabul..


Aku..menutup mata ku..
Bermimpi aku berada di hamparan rumput yg luas..sangat sangat luas..dan disamping kiri ku ada para manusia menjerit..disamping kanan ku ada para manusia pendek bersayap menatap ku
"Dimanakah aku?"
"Bagaimana ini??"
All Rights Reserved
Sign up to add The Litle Angel to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] by Baits_
36 parts Complete
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
Your Beautiful Eyes (END)  by arkhafa
44 parts Complete
Baca dulu 3 part ya, kalau seru maka lanjutkan hehe Happy Reading dan jangan lupa Vote sebelum membaca ya 😇 ________________________________________ Sorot mata yang tajam namun juga indah. siapa sangka aku bertemu lagi dengan mata indah itu setelah sekian lama aku jatuh hati lagi dengan kerlingannya kerlingan mata yang bagaikan senja disore hari Mata itu memang indah namun ada penyesalan mendalam setiap kali aku bertatapan dengannya. Rasa penyesalan yang mendalam dan rasa bersalah yang takut tak termaafkan. Andai kau tau aku telah jatuh hati denganmu, dengan binar mata indahmu Kau adalah penenang bagiku, melihatmu adalah candu untukku. Tapi apa kau akan memaafkan aku Keyra Ulfa Mutiara? Aku mohon jangan pergi lagi dari hidupku Jadilah pelita yang menerangkan hidupku yang penuh kegelapan karena kesalahan. ~Dafa~ Cinta? aku tidak tau apa itu cinta... Aku mendayung sampanku hingga ke tengah lautan Ombak besar sering kali menerjang, Aku sendirian, menghadapi badai yang tak segan menyerang Aku hanya berpegang pada Sang Pencipta Kasih sayangnya menolongku, membawaku menepi pada indah nya pulau Desir angin di pulau itu menyejukkanku Ku temukan seseorang yang begitu sangat membuatku jatuh hati ketika aku melihatnya senyumnya memberikan rasa nyaman tersendiri Tapi bagaimana jika dia yang aku cintai adalah orang yang telah membuatku juga berada di tengah lautan. membuatku menerjang badai besar dengan hempasan ombak tanpa ampunan Haruskan aku memaafkannya dan menerimanya? Oh Allah lapangkanlah hati ini agar mampu mencintainya dan menerima kesalahannya ~ Keyra ~
Satintail by retnogaluh
31 parts Complete
Bisakah aku memohon padamu untuk tidak bertindak selayaknya angin? Jangan seperti angin yang mudah datang dan mudah pergi Karena aku takut seperti ilalang yang hanya bisa melambai saat angin memilih pergi Ilalang yang pasrah menatap kepergian angin Memangnya, apa yang bisa diperbuat ilalang ketika angin mulai beranjak pergi? Ilalang tak melakukan apapun pada angin yang melambai seolah mengatakan, "aku pergi, jangan pernah mengejarku, apalagi menunggu kedatanganku." Namun, ilalang tetap berharap bahwa angin mungkin kembali lagi, entah di angin yang sama atau berbeda Untuk itu aku pun yakin bahwa waktu menyimpan segalanya, sekalipun dia yang akan kembali membawa angin yang sempat pergi Sungguh aku tak ingin seperti ilalang. Karena tanpa sadar, aku hampir seperti itu. Hampir. ==================================== (Note: Cerita ini awalnya berjudul Ilalang, namun berganti judul menjadi Satintail karena adanya perubahan pada isi cerita. Ada beberapa kalimat kasar secara eksplisit dan beberapa adegan yang hanya bisa dibaca untuk usia 16 tahun ke atas.) Copyright © 2015 by retnogaluh Cerita ini di lindungi oleh UU Hak Cipta. CERITA INI HANYA PUBLISH DI WATTPAD PRIBADI SAYA (@retnogaluh) DILARANG KERAS MENYEBARLUASKAN, MENGGANTI NAMA/ISI/JUDUL/APAPUN DALAM CERITA INI TANPA SEIZIN DAN MERUGIKAN PENULIS. APABILA MENEMUKAN CERITA INI/SERUPA SELAIN DI WATTPAD HARAP HUBUNGI PENULIS KARENA SAYA TIDAK AKAN SEGAN UNTUK MENINDAK LANJUTI MASALAH TERSEBUT! [Amazing Cover by @hellamer on Wattpad Cover For You]
You may also like
Slide 1 of 10
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
MAHESWARI  (selesai) cover
ANA UHIBBUKA FILLAH  (End) cover
After My Prayed cover
Your Beautiful Eyes (END)  cover
"Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda" cover
Satintail cover
My Heart Boat cover
Kisah {Complete} cover
Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah cover

[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]

36 parts Complete

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_