companions disappeared

companions disappeared

  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaLengkap Kam, Apr 7, 2016
WpInfo
Non-fiksi
INI KISAH NYATA DAN ADA YANG GUA TAMBAHIN GUYS BUAT BUMBU-BUMBU PENYEDAP DOANG KOO 1 kenalin nama gua niva dan gua punya 7teman koplak but gua miss nisa, nila, venty, rina, Vindy, ceni. gua sangat akrab dengan mereka ber6 pas malam minggu kita maen bareng-bareng sampe ketawa kita melupakan semua hal yang membuat kita jenuh. eh mau kemana nih jablay? Ujar nisaa sembari memakai lipstik . Kemana ajalah yu GU males gua dirumah sumpek!-bicara nila sambil ngaca Ayulah#teriak yang lainnya. akhirnya kita jalan2 sambil ketawa kaya cabe2an yang membuat gua sm yg lainnya senang kalo ada cowo yg ngatain kitaa cabe wk kita gaakan marah Dan lu harus tau kita pada mager bawa mtr bagi kita itu musuh bubuyutan. #bikin multicht. ayulaaaa kuyy weh -jwb gua lu ada mtr ga va-jwb nilaa Gada mtr gua der, siniva kynya tuh ada nil-jwb nisa gua ada nih ayolah kuy -venty smgt. Gua gamaen gua lagi ditmn -jwb rina Ayo weh gua ada mtr - jwb vindy Gua jg ada gila, njr tmn mana lagisih der-jwb gua skip II
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My Crazy Neighbor (Completed)
  • Bad Boys?? 🔥
  • Best Friend (NAVISA)
  • Should be Remember
  • neng semok!
  • Husband chosen by parents [PondPhuwin] [BxB]✔️[Complete]
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • Bulol [NOMIN]✔

Cerita dewasa 18+ WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA! Revan menghela napasnya gusar. Lelaki itu memilih duduk di teras rumah dan mengselonjorkan kaki nya. "Om? Nih buat Om" Revan menatap permen lolipop di depannya dan menatap si pemberi permen tersebut. "makasih" Ucap Revan mengambil lolipop tersebut. "Om sedih ya disuruh keluar negeri?" Tanya Gaby yang ikut duduk di dekat revan. Gaby dengar semuanya saat Bunda Revan mengomeli lelaki itu. "Bukan cil" balas Revan sendu. "Terus apa?" "Saya sedih karena ayam saya meninggal" Ucap Lelaki itu melahap lolipop nya. Jujur saja dia tidak sedih di pindahkan di luar negeri, dirinya malah senang bisa melihat bule tiap hari. "Om gak punya uang buat beli ayam ya? Caranya dapat uang biar bisa beli ayam lagi gimana?" Tanya Gaby. "Kamu mau bantu saya biar bisa beli ayam?" Tanya revan menaikkan sebelah alisnya. "Mau!, caranya gimana?" Tanya Gaby balik. "Ayok ngelonte" Balas Revan. "Ngelonte itu apa?" Revan memutarkan bola matanya malas "Ngelonte itu dapat duit, bisa bikin tetek kamu gede juga, kamu mau gak?" Tanya Revan. "Mau!" Mendengar jawaban Gaby, langsung saja Revan menggendong bocah tersebut ala karung beras. Gaby teringat jika belum minta izin maka dari itu gadis itu teriak agar Mamahnya yang sedang menyapu mendengar suaranya. "Mah! Aku izin mau pergi sama Om Revan!" Teriak Gaby. "Kemana!" Balas Mamahnya teriak. "Ngelonte Mah!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan