We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Careless

Careless

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 30, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Kalo sayang karena terpaksa, jujur aja. Daripada bikin sakit hati berjangka panjang. Seorang gadis yang merasakan sesak luar biasa, karena cowo itu. Cowo yang sama sekali tidak peduli kepadanya. Cowo yang awalnya sahabatnya. Sekarang berubah. Akankah gadis itu akan menemukan pelangi seusai badai hujan yang dirasakannya? Atau dia akan menemukan hatinya yang semakin rapuh? Better or worst?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • finally mate also
  • Paper Blossom
  • Oktober kelabu
  • Plueviophile
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Late
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Friendzone [END]

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines