Rumah Tangga

Rumah Tangga

  • WpView
    LETTURE 1,591
  • WpVote
    Voti 30
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, mar 3, 2020
Terakhir kali gue ngerasain yang namanya pacaran, waktu gue kelas satu SMA. Bayangin deh, gue diselingkuhin selama tiga bulan. Dan dia baru mutusin gue, setelah gue dimanfaatin. Iya! Gue dimanfaatin sama dia. Bodohnya gua nurut gitu aja. Dari sana gue nggak pernah pacaran lagi. Gue nggak trauma, cuma belum nemu yang tepat aja kok. -Gerimis Wening Waktu Ibu bilang kalau aku akan dikenalkan dengan anak sahabatnya, aku langsung penasaran. Ibu bilang, namanya Gerimis Wening. Unik? Orang tua Gerimis, Tante Alana dan Om Imam. Pernah cerita waktu Gerimis lahir, tetesan air kecil jatuh menyentuh tanah dengan lembut dan tenang. Tetapi ketika pertama kali aku melihatnya. Gerimis sungguh beda dengan apa yang ada di bayanganku. Ceroboh, usil, pemberontak, pemalas, boros, terlalu berisik. Hanya parasnya saja yang cocok dengan namanya. Parasnya ayu. -Athar Banyu Widianto
Tutti i diritti riservati
#239
ganteng
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Anugrah Azizah
  • ALRIN
  • GEVANDRA [REVISI]
  • Twins Sister
  • Im A Uwuphobia [TAHAP REVISI]
  • TENGIL
  • 𝐑𝐀𝐅𝐀𝐍𝐈𝐀

❤❤ Ini hanya kisah klasik. Kisah perjodohan yang diatur kedua orangtua. Dengan berbagai alasan. Mulai dari ingin menyambung silaturahmi. Ingin memberikan jodoh yang terbaik untuk anaknya. Dan yang paling nusuk di hati adalah, disuruh cari jodoh sendiri gak bisa Anugrah dosen muda yang lari dari masa lalu. Yang telah membuat hatinya hancur seperti debu. Lari dengan surat wasiat ke kota Medan. Yang katanya jodohnya berada di sana. Apakah perjodohan ini akan berakhir di pelaminan atau di tengah jalan? ●»●» Lebih baik pergi bukan? Daripada bertahan, yang membuat hati yang rapuh lalu menjadi abu. Pergi bukan berarti lari. Namun, menjaga hati sendiri itu terkadang perlu. Agar hati yang rapuh ini tidak merasakan rasa pilu selalu. Setelah kepergianku, tanpa membawa rasa di masa lalu. Lalu mencari dan menemukan 'kau' yang katanya tercipta untukku? -Anugrah Prasetyo- 🌱🌱 WALAU CERITANYA SUDAH TAMAT, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😁😁

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti