I am Free
  • WpView
    Reads 1,376
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2016
Hidup itu...bagaikan roda,kadang di atas kadang di bawah. Kadang senang kadang sedih. Sama sepertiku saat ini. Inilah aku,Lolyta Stuerd. Seorang gadis cantik tapi sebagian orang mengatakan aku ini culun berusia 12 tahun yang mengharabkan suatu kebebasan dalam hidupnya. Aku tidak habis pikir bahwa aku yang di katakan culun oleh sebagian orang ini bisa mendapat keajaiban yang tak terduga. Di saat jam berdentang 12 kali di dekat perapian yang menunjukkan jam 12 malam. Terjadilah suatu peristawa yang tidak bisa di terima logika kehidupan. Suatu hal yang tak pernah terlupa seumur hidup. Note: Lolyta Stuerd Hidup itu kadang tidak pernah terduga....
All Rights Reserved
#695
jakarta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADEEVA
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Indigo Crystal 1
  • What And or End Why
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Shadows of the Main Story
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • REDUM ✓ [Sudah Terbit]
  • Evanescent
ADEEVA

Hidup tidak selalu berjalan seperti yang kita inginkan, dalam hidup kita akan dihadapkan pada kenyataan yang menyenangkan bahkan yang menyakitkan, tapi kita tidak bisa menghindar dari semua kenyataan itu. Selain itu dalam hidup juga kita akan dihadapkan pada tantangan yang mungkin akan menyulitkan langkah kita, namun dengan semua tantangan itu hidup akan terasa lebih baik. Abigail Adeeva Afsheen, sumber kebahagiaan yang menyenangkan seperti cahaya bintang. orang tuaku memeberi nama itu agar aku dapat berbahagia nantinya tapi kebahagiaan seperti menghilang dari hidupku. Aku sempat berfikir dalam hidupku hanya terdapat sedikit kebahagiaan dan dipenuhi dengan kesedihan dan kehilangan, tapi dengan berjalannya waktu aku bisa memahami masalah terbesar dalam hidupku yaitu aku kurang bersyukur, aku selalu menyalahkan keadaan atas semua kejadian yang menimpaku selama ini sampai aku tutup mata dengan semua yang telah aku miliki, menutup mata terhadap orang-orang disekitarku yang menyayangiku dan terlalu fokus pada orang-orang yang telah pergi dari hidupku, kedua orang tuaku dan kedua sahabatku. Tapi sejak aku bertemu dengan dia, aku bisa menikmati hidupku, aku belajar tentang yang namanya dewasa bersama dia, dia mengajariku banyak hal, mengajariku bagaimana cara bersyukur dan menikmati hidup yang sedang aku jalani, dari dia juga aku belajar bagaimana cara menyanyangi dengan tulus tanpa menuntut balasan apapun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines