Destiny [One Shoot]

Destiny [One Shoot]

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 9, 2016
Cinta pertama itu memang indah. Tak kan pernah terlupakan. Tapi membingungkan saat Ia kembali datang. Itulah yang kualami saat ini. Aku Dyra Natania, 21 tahun. Aku berkuliah di Universitas Negeri Surabaya, program studi pendidikan fisika. Saat ini aku menginjak semester 5. Kupikir selama perkuliahan ini, aku akan menjalani hidup tenang. Layaknya membuka lembaran baru, semua masalah berlalu. Namun, tak pernah kusangka, hari ini tiba. Hari dimana aku diterjang badai galau AKUT. Gimana nggak gitu?! Mantanku, yang juga cinta pertamaku muncul tiba-tiba di hadapanku!!! Aku sudah senang bebas darinya. Aku senang Ia tak ada di sekitarku lagi. Tapi kenapa ini anak muncul lagi kayak jelangkung ajah. Datang nggak dijemput, pulang nggak diantar (>.<)'
All Rights Reserved
#5
hatsukoi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Candala [2]
  • The Other Me (on going)
  •  OUR FIRST LOVE [TERBIT]
  • Hellove
  • Resonansi
  • can we be happy ever after? (COMPLETE)
  • Rainbow in The Night : First Relationship
  • Conversation about First Love
  • Story of My Life With You

Cinta pertama tidak pernah sederhana. Dua hati yang bertemu membawa kisah yang berbeda, dengan luka dan harapan yang saling bercampur. Ia tak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang begitu tiba-tiba-di tempat yang bahkan tak pernah iaharapkan. semuanya dimulai dari senyuman yang awalnya tak berarti, hingga kata-kata yang terus melekat di hati. Tapi di balik keindahannya, cinta pertama ini mengajarkan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: perasaan takut, sakit, dan kebingungan yang bercampur jadi satu. perasaan yang tumbuh perlahan, melawan ketidakpastian dan rasa takut yang belum pernah ia kenal. Di satu sisi, dia bertanya-tanya, "Apakah cinta ini adalah berkah atau justru sebuah ujian yang akan melukai hati kami berdua?" Di sisi lain, ada hati yang mencoba mencintai dengan tulus, meski bayangan masa lalu masih membekas. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah cinta ini akan benar-benar yang terakhir? Atau hanya sebuah cerita singkat yang akan berakhir tanpa jawaban?". Namun cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keputusan. Keputusan untuk bertahan, melepaskan, atau memperjuangkan sesuatu yang mungkin tidak lagi sama. Ini adalah kisah dua orang yang mencoba mencari arti dari cinta, harapan, dan kehilangan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengajarkan mereka tentang cinta, tetapi juga tentang diri mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines