The Hunter

The Hunter

  • WpView
    Reads 2,076
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 9, 2016
Genre : Action, Adventure, Fantasy Sinopsis : Jaman keemasan adalah zaman yang di balut oleh kemajuan tekhnologi dan perkembangan zaman, semua hal berubah pesat seiring dengan kemajuan sumber daya manusia yang berpola pikir revolusioner. Namun zaman keemasan tak hanya menghadirkan kemajuan dalam Iptek tetapi ketamakan juga meraja lela, para pemimpin-pemimpin dunia mulai mengibarkan bendera perang satu sama lain sehingga menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Professor Duncan seorang Ilmuan Sains hebat di Zaman keemasan, rupanya melihat bahwa manusia sudah keterlaluan, dia pun membuat penemuan-penemuan yang di luar logika. Professor Duncan membuat batu mulia yang mempunyai kekuatan menghidupkan kembali makhluk-makhluk mitologi jaman dahulu yang hanya menjadi legenda. Namun di tengah-tengah penelitian Duncan di bunuh misterius oleh seseorang, batu-batu itu hilang di telan bumi, ada yang mengatakan batu-batu tersebut dicuri, ada juga yang mengatakan kalau b
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECOND ENDING [END]
  • DREAM
  • Kilat Manunggal: Sabda Leluhur
  • Space World: Darkmoon Avenue
  • ZODIAKUS
  • Alister Franklin : Maldición
  • The Miracle Of Crystals
  • Another [END]

[FIRST STORY] Setelah semua ketidakbergunaanku di kehidupan sebelumnya, aku terlempar ke dunia asing akibat menolong anak tetangga yang berniat bunuh diri. Dan dunia itu adalah dunia dari novel yang kebetulan kubaca sambil berlinang air mata selama seminggu penuh. Ini menyebalkan. Novel romansa itu dipenuhi perang dan darah, belum lagi karakter favoritku harus terbunuh karena perannya sebagai ratu diambil alih oleh gadis yang datang dari dunia lain. Putra mahkota yang akan jadi kaisar di masa depan juga bertindak sebagai tokoh utama yang menyebalkan. Dunia dengan stratifikasi sosial yang kejam. Meski hidup kembali sebagai tokoh anonim, setidaknya sesekali aku harus bisa mengumpat untuk putra mahkota sebelum kepalaku dipenggal. Harusnya sederhana tapi benang takdir yang rumit menghubungkanku dengan banyak peristiwa. Ah, aku merindukan waktu untuk malas-malasan sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines