DAMN!!! I Love Your Brother

DAMN!!! I Love Your Brother

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 6, 2017
"Sejak kapan Drin?" Jocelyn menatap Adriana dengan ekspresi yang tidak bisa diterjemahkan. "Gak tau Lyn" jawab Adriana. Kemudian kembali menunduk, tak berani menatap Jocelyn, sahabatnya. "Gimana mungkin gak tau? Jadi kok bisa pacaran?" Jocelyn kembali bertanya pada Adriana, mulai gerah dengan percakapan yang seperti tidak ada gunanya itu. "Aku juga gak ngerti Lyn. Mungkin sejak kita nonton bertiga dulu." Jocelyn berpikir sejenak, mengingat-ingat kejadian yang dimaksud oleh Adriana. "WHAT? Sejak kita nonton? Kita bertiga nonton pertama kali?" Jocelyn kembali bertanya dengan ekspresi yang sungguh terkejut. Adriana hanya bisa mengangguk dengan wajah meringis. "Itu satu setengah tahun yang lalu Drin, dan selama itu kamu gak bilang apa-apa sama aku? Are you really my best friend?" Kemudian Jocelyn pergi meninggalkan Adriana tanpa mempedulikan panggilan sahabatnya.
All Rights Reserved
#179
college
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Imaginary Boyfriend
  • Secondary Rules
  • Everything Happens for a Reason
  • LDR
  • Sealen
  • College or Confess
  • VALERIAN [END]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis

Yeosang tak pernah suka keramaian. Tapi sejak tubuhnya mulai hancur perlahan dari dalam, ia belajar mencintai sepi... karena hanya di sanalah ia bisa pura-pura baik-baik saja. Jongho, murid baru yang tak pernah dimintanya hadir, justru perlahan merobek celah-celah dinding itu. Younghoon, sang kakak yang terlalu cerewet dan terlalu cinta, mulai melihat retakan di balik senyum. Dan Woosan, dua sahabat yang selalu mengira mereka tahu segalanya-tanpa sadar sedang menjaga seseorang yang hampir menyerah. Dalam cerita ini, tak ada ledakan. Yang ada hanya pelan-pelan: tubuh yang melemah, rahasia yang menumpuk, dan cinta yang datang... ketika semuanya sudah terlambat. Dan di akhir, siapa yang masih bertahan untuk tetap tinggal? --- 🥀 Yeosang "Aku gak takut mati... Aku cuma takut... akhirnya mereka tahu, dan bilang aku egois karena nyembunyiin semuanya." --- 🧸 Jongho "Kak... kalau kakak capek, kenapa kakak gak pernah bilang? Kenapa kakak harus nunggu sampai aku lihat kakak hancur sendiri?" --- 🧩 Younghoon "Gue marah bukan karena lo sakit. Gue marah karena lo pikir lo sendirian." --- 🌪️ Woosan San: "Gue gak butuh alasan, Sang. Tapi lo nyuruh gue diem waktu lo hampir jatuh, itu kejam." Wooyoung: "Kita bukan cuma buat ketawa lo doang, goblok... kita juga ada buat nangis lo." ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines