Ciuman Pertama!

Ciuman Pertama!

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 9, 2016
Saat itu waktu menunjukkan pukul 12 siang. Aku dan kekasihku sedang berada di ruang tamu rumah. Jujur, tidak pernah terlintas di benakku bahwa dia akan seperti itu. Kami duduk di sofa sambil saling berbincang. Memecah keheningan karena suasana yang semi. Aku tidak pernah tau bahwa dia sudah merencanakan ini. Tangannya menggenggam tanganku. Kemudian dia berkata "aku sayang kamu, lebih dari yang kamu tahu." Yaaa, memang dasar aku nya yang mudah terbuai atau suasana yang mendukung, dengan cepat dia menarikku dalam rengkuh peluk ya kemudian menciumku tepat di bibir. Sial! Ciuman pertamaku! Yaa ciuman, karena dia tidak melepaskan tautan bibirnya meski tanganku sudah berontak dan memukul-mukul dadanya. "Hmmmp" aku masih berontak, bukannya melepaskan pagutan itu dia justru memasukkan lidahnya salam rongga mulutku. Membiarkan saliva membasahi bibirku hingga kedagu. Tangannya yang menganggur, menarikku kedalam pelukkannya membuat jarak diantara kami semakin menipis. (bersambung)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Stuck WIth You! (Tamat)
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • HATI YANG TERSAKITI
  • My Badboy Boyfriend
  • My Sweet heart
  •   *{ MAFIA POSESIF (DIAM)}*  '''CHOI YN X JEON JUNGKOOK '''
  • 3. Cerita Etalase dan Tempat Tidur GXG (END)
  • Suami Sempurna 21 +
  • Love is You

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines