Story cover for Waiting... by astri_rifqi_1410
Waiting...
  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Apr 10, 2016
Kisah cinta seorang gadis yg diam diam memendam perasaan sayang terhadap sahabatnya, bahkan lebih dari sayang. Lebih tepatnya rasa cinta, yg entah kapan perasaanya mulai muncul. Dan dia tidak pernah menyadari akan perasaanya ituu. Dan dia baru menyadari ketika lelaki itu bersama dgn perempuan lain, dihadapanya. Itu sungguh sakit! 
Dan sekarang aku hanya bisa menunggunya sampai dia datang dn membawakanya untukku setangkai bunga mawar merah utk mengungkapkan perasaanya padaku. Walaupun itu sulit, tetapi aku akan tetap menunggunyaa...
Waiting.....
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Waiting... to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
You may also like
Slide 1 of 10
Kupeluk Namamu dalam Diam: Sebuah Penantian Tanpa Suara cover
KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan) cover
My Beloved Brother |tamat| cover
Dalam Diam (Sudah Tamat) cover
RAKA cover
You're Here, But Not For Me cover
Segenggam Harapan(END) cover
Cinta Terpendam Sahabat cover
Cinta Terakhir Pilihan Tuhan cover
MENYAPA  MELALUI DOA cover

Kupeluk Namamu dalam Diam: Sebuah Penantian Tanpa Suara

19 parts Ongoing

Cinta tak harus gaduh. Kadang yang paling setia, justru ia yang diam-diam menjagamu. Ayla tak ingin pacaran. Raka diam-diam mencintainya. Waktu memisahkan - tapi takdir menyatukan. Sebuah kisah cinta yang hangat dan dalam.