SOFTGIRL

SOFTGIRL

  • WpView
    Reads 1,235
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 9, 2016
Pagi - pagi sekali aku sudah siap dengan seragam SMAku . Kuturuni anak tangga satu per satu menuju ruang makan . Terlihat ada tiga insan yang sangat aku sayang mereka adalah orang tua dan adikku . Kusapa mereka dengan senyum mengembang di bibirku . Mereka menyapaku dengan senyum yang tak kalah dari senyumku , terkecuali adikku . Dia menatapku sangat tajam dan dengan penuh amarah . Ya... selama ini aku dan dia tidak pernah akur . Selalu aja ada celah untuk kami bertengkar . Rasa bosan , sedih ,kecewa bercampur aduk menjadi satu . Terkadang aku berfikir kenapa aku dan adek selalu bertengkar . Sebenarnya aku sudah meminta ma'af berkali - kali kepada adekku dan menanyakan apa salahku . Pernah dulu kutanyakan apa salahku dan mengapa dia sangat membenciku . Dia malah tidak menjawab dan mendorongku hingga terjatuh lalu pergi meninggalkanku sendiri .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Pretty Careless
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • RE-SILIENCE (END)
  • Transmigrated as twins
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Antara Cinta dan Persahabatan

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines