Maybe True Love?

Maybe True Love?

  • WpView
    Reads 2,653
  • WpVote
    Votes 651
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 13, 2016
Cinta mampu mengubah segalanya, apa itu berlaku untuk wanita bernama Diyana demi Michelle Wanita yang berusia 16 tahun dan memiliki sifat kepribadian yang sedikit berantakan. Diyana POV Gilang Pangadeg Susanto? Ini orang bener-bener gila! Gue gedek sumpah! Orang ini kalo udah gue gebukin aja baru tau rasa. Dasar udik nama ngolot dan apalah gue jijik pokoknya Gue gak paham mau nya ini aki-aki apa!! Arghh.... Gilang POV Diyana Demi Michelle? Iya memang so kebarat-baratan banget namanya. Tapi dia itu.. Wanita cantik, imut, namun juga galak dan sedikit tomboy mempunyai rambut panjang yang tidak pernah tergerai, alis sedikit tebal, bulu mata yang panjang, mata indah dan bibir yang kecil,tipis dan berwarna pink kemerahan tapi sayang nya dia tidak mempunyai hidung yang mancung, gue gak tega kalau harus bilang dia pesek, meskipun itu fakta haha. Tapi gue tau , gue bener-bener jatuh cinta sama ini cewe yang gak pernah ngerespon gue dan gue yakin, gue bisa bikin cewe ini jatuh cinta sama gue.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa untuk Tania
  • TAKDIR
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • SASHI
  • Cute Girl Is My Love
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Becauce Of You

Tania umurnya sedikit lebih muda dariku, tapi meski begitu ia adalah orang yang cerdas, terutama dalam masalah pelajaran. Aku pertama kali mengenalnya saat kami satu kelas dalam sebuah mata kuliah. Waktu itu aku sudah akrab dengan Galih dan Rian, Tania juga sudah akrab dengan Santi. Lalu kami berkenalan, dan mungkin itulah awal mulanya geng Power Rangers terbentuk. Aku ingat bagaimana aku adalah orang yang paling canggung di hadapan perempuan, bahkan terhadap Tania. Karena ia memang supel dan ramah, ia yang selalu mendekatiku lebih dulu, hingga aku akhirnya bisa mengenal dia lebih akrab. Dia yang selalu aktif memulai candaan saat kami sedang nongkrong, lalu biasanya akan ditimpali oleh Santi dan Galih dengan cara yang konyol, bahkan cenderung gila. Rian cenderung waras, dan aku lebih waras lagi. Bukan rahasia lagi kalau banyak cowok di kampus yang naksir pada Tania, baik senior ataupun junior. Namun Tania tampaknya tidak punya keinginan untuk pacaran dan hanya senang berteman. Dia pernah curhat bahwa dulu ia pernah disakiti seorang cowok, dan itu membuat dia jadi anti terhadap status pacaran. Lagipula, semua orang setuju kalau Tani adalah tipe cewek yang asik dijadikan teman, dan tidak cocok dijadikan kekasih. Tapi aku berbeda. Aku punya perasaan yang lebih dari sekedar teman

More details
WpActionLinkContent Guidelines