NOTHING ELSE!

NOTHING ELSE!

  • WpView
    Reads 992
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2017
Bagaimana jika kau punya sahabat sekaligus yang sudah dianggap saudara sendiri harus kau nikahhi? Keisha tidak pernah menyangka dia akan menjalani pernikahan dengan seseorang yang sudah dianggap kakak kandungnya sendiri. Disaat rencana bahagia sudah tersusun dengan sempurna, Abi pergi meninggalkannya dengan sebuah perjanjian dengan seseorang yang pernah membuat dirinya tidak percaya lagi dengan cinta. Mampukah Rai mencairkan hati Keisha yang sudah beku terhadapnya? Dan Apakah Keisha akan memenuhi janji suaminya dan meraih cinta sejati?? 18+
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIR MATA YANG KUTUMPAHKAN ( Tamat)
  • My Serendipity
  • Affair Is Secret [END]
  • Kelly [#DMS 5]
  • I'm sorry sister (End)
  • End of The Road (Sudah Terbit)
  • On The Way To You
  • Kesempatan Kedua
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • to forgive [dalam revisi]

Notes. Untuk pembelian PDF Original hubungi 082165503008 Admin Nana. Menikah dengan Panji Wicaksana, yang tidak lain adalah pacar adik kembarnya, bukanlah keinginan Keira Prawirajaya. Masalahnya adik kembarnya tersebut kabur seminggu menjelang hari pernikahannya. Sementara keluarga besarnya memerlukan tameng untuk menutupi aib keluarga. Dan seperti biasa, Keira lah yang harus mengambil alih semua dosa-dosa adik kembarnya. Masalah timbul saat Keisha kembali. Keisha memutarbalikkan fakta, dan menjadikan Keira kambing hitam atas segala kesalahannya. Panji yang masih sangat mencintai Keisha, mengupayakan segala cara agar bisa menceraikan Keira. Termasuk menuduh Keira berselingkuh dan mengandung benih dari pria lain. Keputusan apa yang akhirnya akan diambil oleh Keira? Mempertahankan rumah tangga dan maruah keluarga, atau menyelamatkan harga dirinya sebagai seorang wanita? "Aku diam bukan karena aku kalah. Aku hanya tidak mau kamu semakin mempermalukan dirimu sendiri. Karena secepat apapun kebohongan berlari, yakinlah bahwa kebenaran pasti akan selalu melewatinya." -Keira Prawirajaya- "Bertahanlah, jika kamu betah. Dan pergilah, jika kamu lelah. Aku tidak pernah memaksa." -Panji Wicaksana- "Jangan biasakan menelan stigma bulat-bulat tanpa ditelaah terlebih dahulu. Cinta boleh, tapi tolong otak kamu itu dipakai!" -Alrasya Abiyaksa-

More details
WpActionLinkContent Guidelines