Kou Tau? Aku Terluka

Kou Tau? Aku Terluka

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 12, 2016
Malam ini sudah berapa kali ku mengecek hpku. Aku mencari pesan yang biasanya hadir pada jam seperti ini, aku terus saja menunggunya. Ia siapa? Aku tak mampu mengartikan hubungan ini, ooh Robb apakah ini salah? Ia mulai mengisi malamku yang ku artikan sebagai NYAMAN. Beberapa hari ini aku telah terjebak dengan kenyamanan itu, aku mulai bergantung padanya bahkan aku tak mau memejamkan mataku sebelumku mendapat ucapan selamat tidur darinya bahkan aku mengoleksi beberapa foto dirinya sampai-sampai memori hpku terisi penuh dengan berbagai fotonya itu. Ah Rab apa ini? Aku tau aku salah dan ini? Aku dekat dengan seseorang yang tidak mempunyai hubungan apa-apa denganku. Hanya teman mungkin ia berfikir seperti itu. Andai boleh aku mengutarakanya. aku terluka,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Friendzone"
  • Everything Happens for a Reason
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • My Summer Love
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅
  • PROMISE (NARUHINA)
  • Tell The World I Love U
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • Secret Between Us [Complete]✓

Terkadang.. aku merasa kita hanya sebatas sahabat~ Terkadang.. aku merasa kita lebih dari sahabat~ Dan terkadang aku merasa aku bukan siapa siapa untukmu.. Sakit? Sudah pasti. Mencintai seorang pria yg jelas jelas hanya menganggap kita sahabat memang sangat menyakitkan. Marah? Apa aku punya hak untuk itu? Untuk apa aku marah,kalau dia cuma menganggapku sahabat. Ya sahabat.. miris memang! **** "Udah berapa kali gue bilang. Lo jangan deketin cowok mana pun! Cowok yg boleh ngedeketin lo itu cuma gue (Nama..)! Gue!" Bentak pria ini. Ya! Dia selalu membentak gadis ini jika gadis ini dekat dengan pria lain selain dia. "Dengerin penjelasan gue dulu baal! Gue deket sama Alwan cuma sebatas teman kelompok! Gk lebih!" Mata gadis ini mulai memanas. Sampai kapan ia akan berhenti melarangnya untuk berdekatan dengan pria lain? Sampai kapan? Batinya berteriak. "Bener sebatas teman kelompok? Gue gk yakin! Kalau sebatas teman kelompok kenapa tadi lo pegangan tangan gitu? Hmm.." bentaknya lagi. Ga

More details
WpActionLinkContent Guidelines