Eccedentesiast

Eccedentesiast

  • WpView
    LETTURE 2,550
  • WpVote
    Voti 414
  • WpPart
    Parti 19
WpMetadataReadIn corso2h 10m
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mag 12, 2022
Dilla pernah marah kepada semesta karena dirinya kehilangan sesuatu yang sangat berharga untuknya di waktu yang bersaman, impian dan sahabatnya. Berada di titik terendah hidupnya dan berjuang sendirian bukanlah hal yang mudah. Kemudian Danu datang, membawa kembali tawa Dilla yang sempat redup. Tapi nyatanya kebahagiaan tersebut juga tidak berlangsung lama. Pasalnya, Danu juga menjadi orang yang membuat Dilla jatuh kembali setelah berhasil bangkit. "Gue mau bahagia, boleh ya?" ucap Dilla pada semesta sembari menatap bintang malam dari balkon kamarnya. ________________________________________ © cover by nunaseoo
Tutti i diritti riservati
#10
eccedentesiast
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • The Chronicles of Della: Brainwashed Lady Adventure
  • Rayza
  • When The Stars Align
  • Swan in love <H.S>
  • 𝘔𝘐𝘔𝘗𝘐
  • ATTENTION
  • Love Language

[DONE] Tidak ada perasaan yang sama, hanya sebuah perasaan yang menuai luka. Perasaan yang sama sekali tidak terbalaskan. Saat berusaha melupakan, orang itu tiba-tiba datang. Datang dengan segenap perasaan yang semua hanya kesemuan seperti nyata. Perasaan kembali timbul, saat semua luka sudah terlanjur sembuh. Luka yang sudah tertutup rapat, kembali muncul dengan goresan yang tak kalah dalam. Tetapi, waktu bisa merubah segalanya. Termasuk perasaan seseorang. --- Sebuah kisah yang mengambil tokoh aktor dari Indonesia. Ia Jefri Nichol. --- Cerita seorang Nabila Alsya Azzahrah yang menyukai kakak kelasnya disekolah. Seorang Ketua OSIS disekolahnya. Jefri Nichol namanya. Nichol sudah lulus saat Nabila baru bersekolah selama setahun disekolah menengah. Mereka tidak bertemu lagi. Tapi, perpisahan itu sama sekali tidak merubah perasaanya. Perasaan yang sama sekali tidak terbalaskan. Selama berbulan-bulan, Nabila belum bisa melupakannya. Nabila masih menunggunya walau ia sudah tidak tau apa kabarnya. Sekuat itukah cinta? Bahkan jika ia hanya bertepuk sebelah tangan? Apakah waktu bisa merubah segalanya termasuk perasaan seseorang? Dan cukuplah untuk berjuang jika akhirnya hanya disia-siakan.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti