Story cover for Mom, Please by SkyArmoze
Mom, Please
  • WpView
    Reads 39,375
  • WpVote
    Votes 1,024
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 39,375
  • WpVote
    Votes 1,024
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Apr 12, 2016
[ONE SHOT]

Aku mendengarnya menangis pilu. Di dalam hatinya aku bisa merasakan kegundahan hatinya yang sampai sekarang masih didera perasaan dilema yang sangat. Dilema antara harus mempertahankanku atau melepaskanku dari dekapan hangatnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Mom, Please to your library and receive updates
or
#1abortion
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 10
Dia Yang Tak Dikenal | Selesai cover
Berjalan di atas Duri [ Completed ] cover
  *{ MAFIA POSESIF (DIAM)}*  '''CHOI YN X JEON JUNGKOOK ''' cover
Let Me Be The One  βœ… cover
Our Wedding [END] cover
Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update} cover
[ML1] My Daddy cover
Eliinaa cover
Sehangat Maaf Mentari (Tamat) cover
DUDA, OH MY GOD!  cover

Dia Yang Tak Dikenal | Selesai

29 parts Complete

Aku tak mengingat siapapun dia, tapi yang kuingat sekarang adalah aku bahagia karena dapat memiliki sosok yang akan menemaniku seumur hidup. Started : Thursday, March 1st 2018 Finished : Monday, December 31th 2018