Invisible Love

Invisible Love

  • WpView
    Membaca 883
  • WpVote
    Vote 73
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 30, 2016
Disini aku berada, di lantai paling atas sekolah, menatap kau yang selalu tampan dengan wajah damaimu, kau yang selalu terduduk di bangku tua ujung lapangan dengan teman setiamu, kau yang selalu tersenyum, kau yang selalu bermain basket saat pulang sekolah, kau yang selalu ku pandang, kau yang selalu ku cinta Namun semua musnah, kau tidak duduk di bangku tua itu lagi, kau tidak tersenyum lagi, kau tidak bermain basket lagi, yang kau lakukan hanyalah bersedih karna 'penyakit' itu Hanya cintaku yang tak pernah musnah untukmu justin Aku, lucy, perempuan yang mengagumimu diam diam, yang selalu bersembunyi di atap sekolah untuk menatapmu.. justin 'Jangan pernah berpikir bahwa aku akan meninggalkanmu' Mrs.bieber
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dalam Diam
  • Called Destiny
  • Fly and Fall (Justin Bieber & Mac Harmon FanFiction) [Indonesian Vers.]
  • Lifesaver ( Justin Bieber Love Story ) [COMPLETED]
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • Little Night - Justin Bieber [COMPLETE - RePub]
  • Aerilyn
  • Back to first but different [J.B]
  • Lovers 2 (Justin Bieber Fanfiction)
  • Lost Or In Danger With Me ✔

[C O M P L E T E D]. "kamu berubah," katanya, matanya memancarkan sinar sedih. ada sesuatu yang aneh baginya, melihat ku berdiri didepannya dengan senyum angkuh. aku ingin tertawa dihadapannya, "memang," "kamu bukan yang aku kenal dulu," suaranya lirih. namun aku masih tersenyum. bersiap untuk menyakitinya, seperti dia menyakiti aku. lalu sebelum aku benar-benar pergi menjauh, aku menoleh, "pernah dengar patah hati mengubah segalanya?" • • • mungkin, suatu hari nanti kita berdua akan bertemu lagi. menyapa dalam suara pelan, berbincang sedikit. menoleh mengintip masa lalu, dan menyadari, dalam diam menyakitkan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan