We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Impian Menjadi Abdi Negara

Impian Menjadi Abdi Negara

  • WpView
    Reads 1,318
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 13, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Cita-cita seseorang pada umumnya adalah menjadi dokter/guru/arsitek terutamanya pada wanita zaman skrg yg ingin mnjadi model/artis yang terkenal. Tetapi hal itu sama sekali tidak membenak didalam pikiranku. Sejak kecil bahkan smpai skrg aku mengidolakan dan ingin sekali menjadi seorang POLRI&TNI, kebanyakan orang pada umumnya itu sangat membenci mereka, tetapi aku sama sekali tdk. Aku indira, kini usia ku ingin menginjak 14 tahun dibulan september nanti. Di sekolah ku aku mengikuti sebuah organisasi yang bernama Patroli
All Rights Reserved
#698
fighting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Àirén : Lontar Kuno Kisah Putri Mayleen ~ Completed
  • Cinta Abdinegara
  • Petualangan Indigo Season 1 - Villa Angker [Completed √]
  • Cintaku Kepentok Abdi Negara
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Bang(Sat) VS Singa
  • We Have A Dream
  • ANAK PEMBANTAH { Tahap Revisi }
  • You

Jika aku bisa memilih menjadi Rajaputri Majapahit jauh lebih baik daripada harus terjebak dalam dimensi yang membuat ku bisa berekspresi namun rumit akan obsesi dan ambisi yang tak ada habisnya. ~Kusumawardhani *KARYA PRIBADI JADI JANGAN COPY PASTE YA. HANYA AMATIRAN DAN HANYA MENGISI WAKTU LUANG SAJA. --- "Hust kamu ini. Merah itu bukan budaya kita. Putih? Kita ingin menyambut suka cita bukan duka cita,"ucap Sri Sudewi totalitas. Kalo ada penghargaan, ibunda ku menang tanpa komentar dalam hal budaya dan tradisi Jawa. Bosan dengan semua pembicaraan tentang budaya. Ku buka lontar pemberian Pangeran Wikrama dari Pajang tempo hari. --- "Angin kencang melahirkan sifat ambisi keras hingga jadi obsesi. Namun ketika air yang turun saat hujan tulus membasahi bumi. yujian ni shì mìngyùn de änpái , chéngwéi te péngyou shì wõ de xuănzé , ér àishàng ni shi wõ wufa kòngzhi de yiwài,"ucap Mayleen di akhir hidupnya. (Bertemu dengan mu adalah takdir, Menjadi teman mu adalah pilihan hidup ku, Namun jatuh cinta dengan mu adalah di luar kendali ku) ---- "Sumpah ini orang antara ngga punya tujuan hidup atau gimana. Untuk apa mengorbankan nyawa hanya untuk orang yang bahkan nggak pernah tau jasa mu. Dan kenapa harus siluman. Kayaknya dunia makin gila. Fix dodol banget nih orang. Nggak mungkin kan dia mati dan memainkan Guzheng menunggu Phoenix si siluman,"ucapku tak habisnya mencibir cerita dari lontar pemberian Wikrama. "Oke lah kalo dia memang baik dan bisa medis. Tapi kenapa dia harus suka dengan siluman???? Kok aneh sih,"ucap ku keesokan harinya masih dengan mengomentari kisah aneh Mayleen dengan Phoenix. "Kalo ku pikir gimana gantengnya sedangkan dia burung Phoenix wujudnya kan. Aku jadi mikir gimana ceritanya aku cinta sama Nyi Blorong sedangkan aku tau. Okey ku akui memang cantik tapi kan wujudnya setengah ular. Apalagi kalo burung yang bahkan cuma mitologi ngga karuan bentuknya,"ucapku menggeleng keras. Sudah hari ke sekian masih saja ku cibir cerita i

More details
WpActionLinkContent Guidelines