Story cover for Arell. by theroxxanne
Arell.
  • WpView
    Reads 595
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 12
  • WpHistory
    Time 1h 12m
  • WpView
    Reads 595
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 12
  • WpHistory
    Time 1h 12m
Ongoing, First published Apr 14, 2016
Pernah tidak kamu ngerasa semua yang kamu lakukan adalah sebuah kesalahan, semuanya. Selalu dihantui rasa bersalah atas kesalahan yang entah bagaimana bisa dinyatakan salah. Menyesal atas perasaan yang selalu  dimulai oleh  lollipop dan berakhir dengan kopi hitam tanpa gula. Menyesal atas perasaan yang awalnya manis, namun pahit ketika tertelan. 
           Tapi ketahuilah sebuah kopi hitam tidak akan menjadi kopi nikmat seutuhnya jika rasanya manis,bukan?
           Aurell Nathania , gadis periang yang tak percaya cinta akan membuktikan bagaimana semua rasa pahit itu akan menjadi nikmat Tuhan terindah yang pernah diwahyukan untuknya. Seuntai kisah yang dimulai karena  pertemuannya dengan Mario Arya Saputra. Pria angkuh yang merubah pandangannya tentang Cinta. 
Happy reading..
All Rights Reserved
Sign up to add Arell. to your library and receive updates
or
#959dokyungsoo
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
In The Silence, I Found You cover
Mutiara ✔ [Completed] cover
Gemintang cover
Banda-e-Momin cover
Past and Present - Original story cover
Wajah Bumi cover
Dalawang Mukha - Published by: Ukiyoto cover
Who's Bad? [COMPLETED] (#Wattys2017) cover
RAHMATULLAH  cover
Someone In My Past cover

In The Silence, I Found You

12 parts Complete

Kisah kita tak sempat jadi 'kita'. Dalam setiap diam dan perhatian kecilmu, aku selalu mencarimu dan menemukanmu dalam sunyi. Sudah empat tahun berlalu tapi kenangan tentang awal pertemuan kita masih melekat. Kita hanya dua orang yang kebetulan dipertemukan dalam satu ruang dan rutinitas, saling lempar senyum seadanya, bekerja berdampingan tanpa banyak bicara. Tapi siapa sangka dari obrolan ringan dan kebersamaan yang tak disengaja, kamu perlahan jadi bagian yang paling kurindukan. Kita tidak pernah bicara soal perasaan. Tak ada pengakuan, tak ada janji. Tapi kamu selalu hadir dalam sela percakapan singkat, dalam perhatian yang datang tanpa diminta, dan dalam cara kamu mengingat hal-hal kecil yang bahkan tak kupikir penting. Dan sekarang dalam hening yang tak lagi bisa kau temani, aku baru mulai memahami semuanya. Suaramu, perhatianmu, hal-hal kecil yang dulu terasa rutin ternyata menyimpan ruang yang lebih besar dari yang pernah kusadari. Ini bukan kisah cinta yang dirayakan banyak orang. Ini tentang seseorang yang datang perlahan, tinggal diam-diam, lalu berpindah ke dunia berbeda yang tak bisa kususul. Meninggalkan jejak yang tetap hidup di sini.