SECOND CHANCE

SECOND CHANCE

  • WpView
    Reads 195,739
  • WpVote
    Votes 11,405
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jun 17, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
#1 Inspiratif (08-08-2018) ...... Dalam takaranku, kami bahagia... Delapan tahun menikahinya dengan dianugerahi dua orang buah hati yang lucu membuatku merasa sempurna. Bagiku, aku telah memenuhi hak kedua buah hatiku, yakni menjadikan mereka terlahir dari rahim seorang istri sholehah, perhiasan terbaik yang aku miliki. Tapi... Tampaknya, neracaku kini tak lagi dapat dipercaya, ketika kemudian dia berujar ingin membagi posisinya. Oh, Allah... Ada apa ini?! Bahkan denganmu hatiku sudah merasa terpenuhi. Bila kamu sodorkan yang lain, kuletakkan dimana lagi dirinya yang sudah terisi penuh olehmu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still The Same
  • Cinta Sabilla | √
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Tangisan Hujanku
  • Asmaraloka Sang Letnan [END]
  • The beauty from heart (COMPLETED)
  • Kuterima Khitbahmu (TAMAT)
  • SEBATAS PERNAH [REVISI] [HIATUS]
  • CINTA SEPERTIGA MALAM [END]

WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines