MISI RAHASIA

MISI RAHASIA

  • WpView
    Leituras 1,255
  • WpVote
    Votos 56
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadConcluída seg, set 26, 2016
PROLOG _o0o_ Korea Selatan, 19.00 KST Di luar gedung besar yang memiliki pagar listrik, berdiri seorang gadis berpakaian serba hitam dengan sebuah alat penghambat listrik ia sudah dapat menghambat listrik dipagar tersebut hanya sepanjang 60 cm, dan dengan sekali hentakan 'hap' dia sudah melompati pagar tersebut, gadis ini adalah salah satu anggota Agen Rahasia ia juga pandai berkelahi, bermain pedang, senjata dan berbagai macam bahasa. "baik, kau harus masuk keruangan tuan lee, dan ambil berkas yang kita butuhkan"ujar bang juan pemimpin lewat alat komunikasi yang diselipkan di telinganya "baiklah" Gadis tersebut melakukan dengan apa yang sudah di perintahkan dan gadis itu dapat mengelabui para penjaga dan sampailah ia diruangan yang dimaksudkan dan langsung mencari berkas tersebut, ketika berkas itu sudah ditangannya, "siapa kau? Apa maumu?"ucap salah satu penjaga dalam bahasa Korea "sial"umpatnya dalam hati "tak usah basa-basi" ucap gadis itu mengarahkan senjatanya 'DOORR' _o0o_
Todos os Direitos Reservados
#125
teamwork
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Eternity Little Tyran
  • My Girlfriend Is A Shadow
  • Gun N' Loves [END]
  • Romantic Soul
  • J&E Story (Slow Update)
  • ARE YOU HUMAN?
  • AIRIS

Di tengah-tengah medan perang terbuka, hujan darah yang menyirami tanah, mayat-mayat menumpuk seperti gunung-gunung kecil, asap perang menutupi seluruh atmosfer. Dentangan pedang bak suara musik yang menyertai kepergian para pahlawan. Berdiri di atas tumpukan mayat, dengan pedang di tangan kanannya, seperti jendral perang yang tak terkalahkan. Dia adalah tujuan dari semua pahlawan untuk dilampaui, panutan bagi semua teman-temannya, momok bagi musuhnya. mendongak sambil mendesah. "Aku lelah! Saya bosan! Aku kesepian tanpa ada yang memahami! biarkan aku istirahat!" "Biarkan cincin ini menemukan pewarisku, menemani jalan dia untuk mencapai kebesaran. "pergi!" Ini adalah akhir dan awal dari sebuah cerita. Halo semua! ini karangan pertamaku. Lagi belajar, mohon kerja samanya! Juga kritik dan saran tentang semua kesalahan dan kekurangan yang terkandung di dalamnya! Terima kasih!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo