MISI RAHASIA

MISI RAHASIA

  • WpView
    LECTURAS 1,255
  • WpVote
    Votos 56
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, sep 26, 2016
PROLOG _o0o_ Korea Selatan, 19.00 KST Di luar gedung besar yang memiliki pagar listrik, berdiri seorang gadis berpakaian serba hitam dengan sebuah alat penghambat listrik ia sudah dapat menghambat listrik dipagar tersebut hanya sepanjang 60 cm, dan dengan sekali hentakan 'hap' dia sudah melompati pagar tersebut, gadis ini adalah salah satu anggota Agen Rahasia ia juga pandai berkelahi, bermain pedang, senjata dan berbagai macam bahasa. "baik, kau harus masuk keruangan tuan lee, dan ambil berkas yang kita butuhkan"ujar bang juan pemimpin lewat alat komunikasi yang diselipkan di telinganya "baiklah" Gadis tersebut melakukan dengan apa yang sudah di perintahkan dan gadis itu dapat mengelabui para penjaga dan sampailah ia diruangan yang dimaksudkan dan langsung mencari berkas tersebut, ketika berkas itu sudah ditangannya, "siapa kau? Apa maumu?"ucap salah satu penjaga dalam bahasa Korea "sial"umpatnya dalam hati "tak usah basa-basi" ucap gadis itu mengarahkan senjatanya 'DOORR' _o0o_
Todos los derechos reservados
#35
teamwork
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • When A Snail Falls In Love
  • ZERO BASE
  • Let Me In (OPEN PO)
  • AIRIS
  • She is Dara
  • Gun N' Loves [END]
  • Romantic Soul
  • OUT OF CONTROL
  • "LOVE AGAIN"

Penulis: Ding Mo Di dunia ini, ada cinta yang indah ketika dua orang saling memahami, ketika seseorang dapat membaca pikiran orang lain. Suatu hari, ketika berbicara tentang pekerjaan, dia tiba-tiba mengubah subjek: "Saya telah mengejar Anda untuk waktu yang lama, bagaimana perasaan Anda?" Xu Xu terkejut: "Kamu mengejar saya?" Dia dengan sabar menyalakan sebatang rokok, mata hitamnya menatapnya dengan saksama: "Saya berlatih dengan Anda setiap pagi, saya mengajarkan Anda cara menembak, semua orang di kepolisian memanggil Anda adik ipar ... apa yang Anda pikir saya sudah sedang melakukan?" Xu Xu terdiam sesaat: "Um ...... kamu tidak perlu mengejarku lagi." Hatinya jatuh dalam kekecewaan, suaranya menjadi dingin: "Apa yang kamu katakan?" "Aku juga menyukaimu, jadi kamu tidak perlu mengejarku." "......" Dia menyukainya. Meskipun ia tampak arogan dan memiliki lidah beracun, ia sebenarnya manis dan kekanak-kanakan. ---------------------- Ini BUKAN cerita saya sendiri. Saya hanya memposting ini untuk keperluan membaca offline dan untuk membagikan cerita ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido