Story cover for Hello GoodBye by alisajuneee
Hello GoodBye
  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Apr 15, 2016
Sakit. Sangat sakit ketika kau memperlakukanku seperti ini. Apa tak cukup sekali kau menyakitiku ? Mengapa harus mengulanginya berkali-kali. Kau tau, hati yang telah tergores walaupun telah sembuh, bekasnya tak kan pernah hilang. Bagaimana jika kita berpisah ?
All Rights Reserved
Sign up to add Hello GoodBye to your library and receive updates
or
#238alexa
Content Guidelines
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
17 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
You may also like
Slide 1 of 10
ANAYRA (ON GOING) cover
TAK BERSAMBUT cover
Let Go [Completed] cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
All of the stars [Bulan's] cover
Full Of Scratches cover
Let Me Love You Longer cover
BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB] cover
Sorry cover
FlashLight [ Sedang Di Revisi ] cover

ANAYRA (ON GOING)

8 parts Complete Mature

Sebelum baca ingat Follow dulu ya... Aku yakin kalian baik ko yu saling suport Terimakasih yang udah follow dan vote nya jangan lupa. "Dareck bisa tolong jemput aku,di rumah sakit" "Gue gak bisa,sibuk!!" *** "Dareck aku sakit,bisa temenin aku ke rumah sakit" "Gak bisa cheva,sakit gua harus jaga dia" *** "Dareck bisa bantu aku" "Gak bisa,gua lagi nemenin cheva,lu kan bisa sendiri" "Oh yaudah,lanjutin maaf ngerepotin" *** Semua manusia mempunyai sisi kesabaran,jika kesabaranku sudah habis jangan pernah menyasal,karna itu semua salahmu yang selalu menduakan aku dan lebih membandingkan sahabatmu. ANAYRA ARABELLA CAESAR