SUARA DARI SEBERANG PULAU

SUARA DARI SEBERANG PULAU

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Sep 1, 2016
Tulisan ini merupakan kumpulan puisi sederhana Yang saya ambil dari beberapa penggal kisah perjalanan hidup saya Sebagai salah satu anak bangsa Indonesia Yang masih jauh dari keadilan Dan terluput dari perhatian pemerintah. Saya ingin berbagi sedikit kisah tentang bagaimana rasanya mernjadi kaum terasing di negeri sendiri Rasanya seperti anak kandung yang di tirikan oleh ibu kandungnya sendiri Singkatnya ada kekecewaan mendalam yang tidak pernah bisa oranh lai rasahkan selai kami yang berada jauh di seberang pulau Yang merindukan kasih sayang yang sama dari pemerintah dan pembesar kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Fenly || Un1ty
  • life, promise and love
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • please stop it!! [Ending]
  • I MUST BE PERFECT?
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • ROMANSA KATA
  • ALONE || JENO LEE

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines