en Pointe

en Pointe

  • WpView
    Reads 317
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 3, 2020
"Hidup itu terus berjalan. Kalau kalian malah berdiam diri, dunia yang justru berjalan di depan kalian. Hanya orang bodoh yang berdiam diri di depan batu, menangisinya sepanjang hari." -Lana "Aku khawatir, dia tak mau lagi membagi ceritanya denganku." -Romeo Bila menangis dapat menghilangkan beban emosional, lantas mengapa tak orang-orang lakukan? Bila menangis adalah cara terbaik dalam mengungkap sebuah keinginan, mengapa masih ada orang yang berpura-pura menangis demi keinginan ego? Tangisan itu cerminan sifat. Orang yang selalu menangis akan dianggap lembek oleh orang-orang sekitar. Tangisan itu picik. Lihat saja rengekan koruptor dari meja hijau. Tangisan itu palsu. Bukankah semua dilakukan demi simpati? Tangisan itu... ©etliefste2016 and credits to the pic sketcher [such an amazing drawing skill :)) ]
All Rights Reserved
#114
ballet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA (TERBIT)
  • Perder El Amor
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Sebuah Rasa
  • Come Back to Me (Completed)
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Become an Extra or Main Character [END]

(PART MASIH LENGKAP!) Kembali ke masalalu.... Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya. Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya. Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu. *** "Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang." "Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga." "Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!" "Kalian pembunuh!" *** "Hah, gue kembali." "Tuhan terimakasih Tuhan." "Ayen Buna tunggu kamu ya." ❒❒❒ ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI! LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA

More details
WpActionLinkContent Guidelines