Puitis Puisi

Puitis Puisi

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 18, 2016
****Semua yang terkandung dalam tulisan ini adalah bukan hak milik aku. Siapa yang tak kenal dia. Binatang jalang dari kumpulannya yang terbuang. Sempat terpinggirkan oleh zaman Jepang. Perang yang terus berlalu lalang tidak membuatnya gentar ataupun takut. Sosok penyair bohemian yang rindu akan kebebasan, sempat merdeka meski belenggu penjajahan mengangkang.Tak peduli peluru menerjang kulitku, aku tetap meradang menerjang, luka dan bisa kubawa berlari, hingga hilang pedih peri dan aku akan lebih tidak peduli, aku mau hidup seribu tahun lagi.Sederet larik di atas, dengan kata sederhana namun memberikan energi, kekuatan bagi mereka yang mendengarnya. Dia sang penyair liar, Chairil Anwar. Kehidupannya yang amburadul, anti kemapanan tak membuatnya gerah menghadapi rumitnya pada saat ia mengangkangi bumi ini. kehidupan setiap orang memiliki warna-warni yang saling berbeda dan hal itulah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Let Me Protect You,My Precious [C]
  • Eye Broker Hurt
  • SALAHKAN AKU
  • 𝐌𝐚𝐰𝐚𝐫 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐢𝐫𝐚
  • SAYANG, MAAFKAN AKU [C]
  • 𝐈'𝐌 𝐍𝐎𝐓 𝐀 𝐌𝐈𝐒𝐓𝐑𝐄𝐒𝐒

perasaan cinta yang sudah berputik lama tidak membuahkan hasil apabila pujaan hati memilih orang lain..terasa perit di jiwa melihat pujaan hati mula ingin membina perkahwinan bersama orang lain disaat dia sedang bertarung melupakan pujaan hati... "Awak betul-betul cintakan dia?.." "Saya tak rasa encik perlu tanya soalan macam itu kepada saya.." "Terima kasih hadir dalam hidup saya sebagai perkara yang indah.." "Semoga awak bahagia bersama dia.." .... apa yang kita jangka tak semestinya berlaku dan perkara yang tidak terbayang oleh otak boleh berlaku mengubah segalanya dalam sekelip mata... "Maaf atas semua kesilapan yang saya pernah lakukan.." "Izinkan saya..." "Saya tak mampu..." perasaan yang tiba tiba ada tanpa diduga dan tidak diluahkan membuatkan perkara yang telah berlaku menjadi lebih rumit. Kalau nak tahu banyak tentang watak boleh baca Cinta Milik Bidadari Sesempurna Dia dahulu 💗 ⚠️ ini adalah idea saya sendiri sebarang plagiat adalah tidak dibenarkan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido