Arka-kun's Corner

Arka-kun's Corner

  • WpView
    Bacaan 20
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Ogo 17, 2018
WpInfo
Bukan fiksyen
Bagian pribadi yang kebanyakan sih isinya uneg-uneg. Wkwkwk. Praktis tulisannya didasari oleh pengalaman nyata, tapi dengan bumbu-bumbu fiksi. Maksudnya, nama-nama disini udah aku rombak semua. Beberapa catatan, kadang kala aku pakai 'aku', kadang pake 'gua/gue'. Plus gaya-gaya penulisan yang kadang duka berubah. Dari baku ke gaol gituh. Alasannya, biar nggak bosen. Hehehe. Oh, dan tentu saja, namaku Arka.
Hak Cipta Terpelihara
#616
uwu
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Rara❤
  • MUSUHKU ADALAH SUAMIKU
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • Bosegmen Latihmental w/ BBB
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • ALZEA
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • ARKAN |END| Belum Revisi

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi