The Endless Journey [HIATUS]

The Endless Journey [HIATUS]

  • WpView
    Reads 2,004
  • WpVote
    Votes 569
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 22, 2018
Disaat Tuhan memberikanku sosok terindah didalam hidupku, aku sangat bahagia, aku pikir tuhan berikan yang terindah di hidupku. Tapi aku salah, sosok indah itu kini hilang. Mengapa tuhan berikan sosok orang yang menyakitiku? Apakah tuhan menguji imanku? Tapi apakah ini yang disebut sebuah takdir? Apakah aku bisa menemukan orang yang lebih baik darinya dan lebih menghargai cinta ku padanya? Apakah tuhan akan mempertemukanku dengan orang yang lebih tepat? Dan sesunggunhnya apakah rencana tuhan kepadaku? . . . Cover by : viovenity
All Rights Reserved
#171
kuliner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Unfinished Goodbye
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • Destiny
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Destiny [Selesai]
  • ANTARES
  • Semu [Completed]
  • Patah (Telah Terbit)
  • Farellio's [SELESAI]

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines