"Kepada semua orang yang sedang mendengarkan siaran ini berlangsung, kami ingatkan kembali, bahwa Hari Kesucian akan di mulai pada hari ini.
Ketika sirine mulai terdengar, maka Hari kesucian akan di mulai. Pertanda -Pemerintah pusat"
**
Aku dan keluargaku masih terdiam menatap Tv, kami semua diam dan keheningan yang memenuhi ruangan kami.
Ya, seperti biasanya. Setiap pagi, mereka akan selalu menayangkan pemberitahuan ini.
Pemberitahuan yang menurutku cukup penting, atau mungkin sangat penting bagikami semua.
Bila aku mengingatnya, ini semua terjadi 90 tahun yang lalu, saat itu,aku masih sangat muda, usiaku baru menginjak 19 tahun.
Pertama yang ku ingat adalah musim panas pertama, dan aku sedang tertidur di dalam kamarku yang nyaman.
Sangat nyaman. Bila aku ingat, itu terjadi saat tengah malam. Aku memang sedang terlelap dalam tidurku, namun, peristiwa itu!! aku tidak akan pernah melupakannya.
Tiba-tiba aku terbangun, dengan cahaya yang melintas di atas langit.
Aku melihatnya dari jendelaku, aku terpaku memandangnya, cukup lama untuk tertegun betapa indahnya cahaya itu.
Aku berpikir mungkin itu alien atau komet, yang jelas, aku terhipnotis dengan cahaya menyilaukan itu. Lama-lama, sesuatu mulai terjadi.
Cahaya itu mulai melebar, lebih terang dari sebelumnya, dan jauh lebih terang lagi dari sebelum-sebelumnya, sampai membuat mataku terasa silau dan aku tidak bisa melihat apapun.
Mataku tiba-tiba menjadi Buta,Aku mencoba untuk beradaptasi dengan semuanya, dan perlahan-lahan, pengelihatanku kembali normal, pelan namun pasti, aku mulai bisa melihat kembali, dan saat aku menatap ke atas langit, cahaya itu sudah lenyap tak terisa.
Jangan lupa vote yaaa! 🤗
Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗
________________________________
Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan.
*
*
*
"Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!"
_
"Manusia mana yang tidak takut mati?"
_
"Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... "
_
"Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat."
_
"Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..."
*
*
*