Untitled Story

Untitled Story

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 26, 2017
WpInfo
Fanfic
"Kau itu bodoh atau sudah tak waras! Dimana kau jual otakmu?" "Aku tidak gila! Justru kau yang ikut gila seperti appa dan eomma yang mau menjualku ke pria kaya raya itu!" Kwon Jiah, seorang gadis yang sedikit tomboy dan cuek memutuskan untuk kabur dari rumah karena tidak ingin dipaksa menikah dengan seorang pria kaya yang dipilihkan oleh orang tuanya. Dalam perjalanannya melarikan diri dari Kim Junwoo, pria kaya dan sempurna yang sempat membuatnya terpesona dan ragu itu, Jiah bertemu dengan Eunhyuk. Hanya pertemuan singkat yang bisa dengan cepat dilupakan oleh Jiah. Begitu juga dengan Eunhyuk. Namun, cerita lain menghampiri saat Eunhyuk membeli sebuah apartemen yang sudah disewa Jiah dalam pelariannya. Karna tak ada pilihan lain, Jiah mau tidak mau memutar otaknya untuk membuat Eunhyuk mengizinkannya tinggal di apartemen itu sementara waktu. Tinggal di apartemen bersama pria asing berambut pirang yang norak mungkin adalah pilihan terbaik yang bisa dipikirkan oleh Jiah daripada harus pulang ke rumahnya dan menikah dengan pria yang sama sekali tak dikenalnya.
All Rights Reserved
#51
leehyukjae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jung Sungchan : Trust Me [Completed]
  • 36 days with you {saida} [End]
  • The Edge of Dusk | FF YOONGI✅
  • My Twin's Friend | JangKku
  • (Un)perfect Marriage [Taehyung x Nara x Jungkook]✔️
  • Because of You (END)
  • Only You, As Always (Yoonmin)
  • Misconception of Us (Completed)

Segalanya butuh uang? Jawabannya adalah iya, karena segala kebutuhan pasti memerlukan uang. Tapi, apa kebahagiaan benar-benar berasal dari uang? Atau malah sebaliknya? Uang. Satu kata yang sama sekali tidak terlalu berarti apa-apa bagi Sungchan, lahir dari keluarga kaya raya membuatnya tak mampu merasakan kasih sayang lebih dari kedua orangtuanya. Bahkan hanya untuk sekedar makan bersama sepertinya terakhir kali ia lakukan saat berusia lima tahun, bukannya dia tidak bersyukur karena telah menerima semua fasilitas dari kerja keras kedua orangtuanya. Namun, dia benar-benar membutuhkan kelengkapan saat berkumpul di rumah mewah ini bersama kedua orangtuanya, bukan hanya dengan kakaknya, Jaehyun. Perlahan kesedihan Sungchan menghilang begitu saja dan berusaha menghargai kerja keras Ayah dan Bunda-nya setelah kehadiran sosok gadis yang entah kenapa Sungchan biarkan dia masuk kedalam kehidupannya yaitu Rumi Kim, padahal Sungchan adalah tipe orang yang sulit dekat dengan wanita karena takut jika dia akan dimanfaatkan hanya karena harta. Meskipun dekat dengan Rumi, tapi terkadang Sungchan terus memperhatikan dan mengawasi apakah ada maksud lain dari perlakuan Rumi padanya? Ia hanya tak ingin jatuh kedalam lubang yang mengerikan untuk kedua kalinya. "Ih, ini sepatunya cantik banget, eh tapi mahal," gumam Rumi namun dapat didengar oleh Sungchan yang tengah memilih jas bermerk. "Mau?" tanya Sungchan. "Hah? Enggak kok, aku cum ..." Ucapan Rumi terhenti saat melihat Sungchan memberikannya tatapan tajam, "Ambil, jangan kek orang susah." ujar Sungchan. Kelas Jung Sungchan memang berbeda, ambil jika kau suka dan singkirkan jika kau tak suka. *** Cover by DheaDesign

More details
WpActionLinkContent Guidelines