Don't !

Don't !

  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2016
Saat anak itu sadar,mata nya terbuka perlahan,ia merasakan sesuatu yang sakit. Benar-benar sakit, sesuatu yang besar mesnusuk lubang anusnya. "Ahh.... Sakiiiit!!!!" Jerit anak itu merintih kesakitan. Anak kecil yang lemah tak berdaya itu hanya bisa menangis dan menahan sakit,ia terus-tersan megerang kesakitan. Sesaat setelah itu,anak itu kelelahan berteriak-teriak,tenggorokannya kering,nafasnya naik turun hendak habis. Orang yang telah menyodominya tersebut membalik badan anak itu hingga tidur terlentang. "A..a.apa yang kau lakukan??!!! Aku ingin bertemu ibuku" Teriak anak itu,matanya sembab air matanya kering. Orang itu mengasah sebuah pisau tajam dan lancip,lalu ditusukan nya pisau itu ke dada kiri anak itu tepat di jantungnya. JLEEEEPPP!!!!!!!!!!!!!! Mata bulat gadis kecil itu melotot kaget,sampai nafas terakhirnya ia tak dapat menutup matanya lagi. "HAHAHAHAHAHAHAHA" Tawa penjahat itu. Lalu mengambil pisau besar pencincang daging itu yang sudah di asah setajam mungkin. Di putuskan nya kepala dari badan gadis itu. Ia mengiris leher anak itu hingga putus. Percikan darah itu,daging-daging yang berlumuran darah itu,wajah-wajah mayat yang menegrikan itu, sudah biasa baginya. Membunuh dan memutilasi manusia,baginya sama saja dengan memotong binatang, ia mengangkat kepala anak itu,lalu di letakan di deretan terakhir meja panjang itu. "Wow koleksi baru" Ucap Psikopat itu. "Tapi ini yang paling menarik, matanya melotot terbuka" Ucapnya setelah mendapatkan kepala satu-satunya korbannya yang mata nya melotot terbuka,tidak seperti korban-korban sebelumnya yang mata nya tertutup. "Hihihihihi...." Psikopat itu cekikikan bak seperti Setan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANYELIR (END)
  • Psychopath Child
  • Complete (END)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • authory?
  • Run Baby !  {Hiatus}
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • ALZEA (TERBIT)
  • ZERGAN

"Psikopat" "Pria itu seorang psikopat" Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat? "Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat" "Pergi...!" Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini? Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak? "Ada psikopat!" "Pembunuh, pria itu pembunuh" "Psikopat pembunuh...." "Ibuku dibunuh dia..." "Psikopat pembunuh ibuku!!!" Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini." "Suster Dewi," cicit Zia. Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya. Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.

More details
WpActionLinkContent Guidelines