This Is Love Or Not

This Is Love Or Not

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 27, 2016
"Wat de pak? Dia nembak gue? Gue harus apa?" Zenkia Rumazira. Gadis bermata sipit itu kadang-kadang tidak habis pikir dengan perasaannya. Di satu sisi ada perasaan ingin memiliki orang yang disukainya, namun di sisi lain ia begitu ingin mempertahankan tahta jomblo yang selama ini disandangnya. Namun ketika cowok bermata tajam itu datang dan merusak hari-harinya, tiba-tiba ia terperangah ketika didapati dirinya berbeda dari dia yang dulu. Dia berubah menjadi seorang wanita yang berbeda. Dan alasan itulah yang menyeret dirinya dalam kubangan perasaan aneh bin ajaib, mempertemukannya kembali dengan luka masa lalu yang telah bertahun-tahun dia kubur. Bagaimana kisah Zenka a.k.a Zenkia Rumazira yang katanya kuwalahan dengan kejaran cowok-cowok sekolahnya mulai dari yang aneh hingga yang kecehh? Lalu bagaimana saat ia harus dipaksa bertemu dan mengorek luka lamanya? Ikuti terus kisahnya ☺
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Spontan in Love
  • Choose You - PINDAH KE DREAME
  • Eramnesia
  • Alkenio
  • My Destiny (Complete)
  • My little Wife[END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • AZZKARA
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Ice Girlfriends

"Kenapa kamu jatuh cinta pada wanita seperti aku? Punya fisik yang tidak cantik dan sesempurna wanita lainnya?" "Terkadang cinta yang sesungguhnya itu bukan dari dia sempurna tapi, bagaimana ia mengubahnya menjadi sempurna," Kehidupan Annisa sebelumnya hanya dihabiskan diatas kursi roda dan sangat membosankan, tidak pernah terbayangkan dalam hidupnya bahwa dirinya begitu berharga di mata orang yang mencintainya. Annisa bertemu dengan salah satu siswa nakal dan cukup disegani seantero sekolah. Mereka memiliki sifat yang saling bertolak belakang tetapi memiliki masa paling rendah yang tidak jauh berbeda. Punggungnya adalah tempat bersandar terbaik untuk aku mengeluhkan segalanya. Aku dan dia sama-sama berjuang di kehidupan yang keras dan penuh ketakutan. Aku dan kamu lebih dari cukup untuk melawan itu semua. Kita menjadi lebih berani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines