At Least

At Least

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 13, 2017
Saatnya, kamu harus mensyukuri apa yang terjadi hari ini. Walaupun yang kau tunggu belum pernah datang. Walaupun yang kau perjuangkan tak pernah menghiraukan dengan apa yang kau perjuangkan. Rasakan saja. Kelak, dia yang kau cintai akan tahu, kerasnya kau berusaha untuknya. Betapa dalam yang kau rasakan padannya. Dia hanya pura-pura tidak tahu, atau mungkin tidak mau tahu sama sekali. Tidak usah hiraukan. Jika hari ini kau masih memperjuangkan dan menunggunnya, tidak masalah. Karena rasa suka yang kamu rasakan membuatmu bertahan di posisi yang sering melukaimu. Dan ada saatnya kamu harus berhenti untuk memperjuangkannya. Disaat kamu melihat dia lebih memilih orang lain dari kamu yang sudah lelah menunggu lebih dahulu. Ikhlaskan, suatu saat dia akan sadar dan menyesal telah menyia-nyiakan orang yang tulus kepadannya. Dan orang yang mau berjuang untuknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rintik Terakhir
  • seribu tanya tak terjawab
  • When Love is Breaking
  • flashback~
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • THE ROOM
  • Hati Yang Separuh Utuh
  • Unfinished Goodbye
  • All of the stars [Bulan's]
  • Ambiguous

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines