Take Or Leave

Take Or Leave

  • WpView
    Membaca 24
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 20, 2016
Berawal dari sebuah perjodohan. Penyiksaan yang amat mendalam. Membuat Miracle merasa dirinya hanya mainan belaka. Suami yang selalu ia agung agungkan. Sebenarnya sangat kejam. Ia bisa apa? Meronta dan meminta pertolongan? Kepada siapa? Keluarga? Malahan keluarga nya tidak percaya ucapan yang terlontar di bibir nya itu. Ia hanya bisa pasrah. Menunggu keajaiban dari tuhan. Seperti artian namanya. Miracle decemberella. Keajaiban di bulan desember. Dan ada sebuah pilihan untuk Marvel. Take or Leave? Aku balik bawa cerita yang baru. Ohya ini cerita perjodohan readers. Vote dan komennya jangan lupa. Aku butuh komennan kalian. Agar bisa bikin aku tambah semangat nulisnya. Thanks ♥
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tepi Lintang
  • sweet dreams
  • SANG PERWIRA_
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • Dear Future (new version)
  • Bratty Wife
  • NOVELET: Miracle of Maple Leaf [Tamat ✔]
  • Miracle On Three Years
  • Bukan Sugar Daddy(end)

Lintang telah memilih jodohnya sejak dini. Di ulang tahunnya yang kesembilan tahun, Lintang mengarahkan telunjuknya pada sosok Sadam Aisena Salim. Dan di hari itu pula kehidupan Sadam berubah total. "Ma, Pa, Lintang mau menikah dengan dia!" Sadam terdiam di tempatnya. Menatap anak sembilan tahun itu dengan tatapan horror. Tawa juga tepuk tangan keluarga besar justru semakin mengurung Sadam dalam ketakutan. Guyonan kedua keluarga besar membuat Sadam terasa semakin tercekik. Hingga di usianya yang sudah cukup umur, Sadam memilih untuk melarikan diri ke luar negeri. Menghilang dan melupakan kehadiran mimpi buruk yang selalu menghantunya dalam wujud anak kecil dengan gigi ompong. Sejauh apapun ia berlalu, guyonan aneh itu terus menghantuinya. Sampai Sadam memutuskan untuk kembali. Ia bertekad untuk mengakhiri semua mimpi buruknya. ia harus mengakhiri guyonan keluarganya yang tak berhenti meskipun itu sudah berlalu bertahun-tahun lamanya. Namun ada yang aneh, ketika Sadam ingin berhadapan dengan mimpi buruknya ia justru bertemu dengan seorang bidadari? "Siapa?" "Ini saya Sadam. Calon suamimu." "Ah... anak cengeng itu?" "Huh? Anak ... cengeng?" Untuk kedua kalinya, Sadam dibuat tak berkutik oleh Lintang Biru. Namun kali ini kenapa rasanya ada yang aneh? Seharusnya tidak seperti ini!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan