Story cover for Perfect Wedding by agnesia1706
Perfect Wedding
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Apr 20, 2016
Kate, gadis yang baru berusia lima belas tahun itu kabur dari rumahnya. Ia sudah tidak tahan lagi dengan keadaan keluarganya. Bukan saja karena orang tuanya bertengkar dan tidak mempedulikannya, tetapi karena sekarang ibunya telah meninggalkan ia dan adiknya.

Memang, ibunya berjanji akan sesering mungkin untuk mengunjungi ia dan adiknya di rumah itu. Tetapi, bukankah semuanya akan menjadi berbeda? Bukankah orang yang sudah tidak tinggal satu atap dengan kita akan terasa seperti orang asing?

Keputusan Kate sudah bulat. Ia akan meninggalkan ayahnya dan adiknya. Terdengar kejam,  tapi Kate hanya mengikuti ibunya. Pergi meninggalkan semuanya. Berbekal uang yang Kate rasa cukup untuk pindah ke kota lain dan bertahan selama beberapa hari, Kate pergi. Mungkin, ia akan mencari pekerjaan di kota itu. Maafkan Kate, Kate hanya sudah lelah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Perfect Wedding ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
"Cemara tapi di dalam nya berantakan" cover
MAAFKAN AKU !! cover
Helding Hearts  cover
LAVANYA cover
Cinta Masa Lalu Tuan Muda cover
ISTRI RAHASIA cover
Kadota cover
Kenapa Aku... (END) cover

"Cemara tapi di dalam nya berantakan"

19 bab Lengkap

Citra selalu percaya bahwa keluarga adalah tempat ternyaman untuk pulang. Namun, bagi dirinya, rumah justru menjadi tempat yang paling menyesakkan. Di depan orang lain, Ayahnya tampak seperti sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Tapi di balik pintu rumah, hanya kemarahan dan tuntutan yang ia terima. Setiap kata yang keluar dari mulut Ayah lebih sering berupa bentakan daripada nasihat. Setiap harinya, ia harus belajar menahan air mata, berharap suatu hari Ayah akan melihatnya sebagai seorang anak, bukan sekadar seseorang yang harus selalu ia kontrol. Namun, harapan itu perlahan pudar. Saat semua luka semakin dalam dan kata-kata tak lagi didengar, Citra menyadari satu hal: ia telah kehilangan sosok Ayah, bahkan sebelum ia bisa benar-benar mengenalnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha bangkit dari bayangan masa lalu. Tentang keberanian untuk melepaskan, meski yang dilepaskan adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya. Bisakah seseorang tetap bertahan, meski tanpa sosok ayah disini